Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Prabowo Subianto Masih Usia Belia Sudah Memimpin Sebuah Peleton


Jakarta Media Duta,- Pertemuan pertama Letnan Dua Prabowo Subianto dengan Presiden Soeharto terjadi pada tahun 1976, saat Prabowo masih menjadi perwira muda Grup 1 Kopassandha cikal bakal Kopassus. 

Dalam usia yang masih belia, ia sudah memimpin sebuah peleton di bawah komando Mayor Inf Yunus Yosfiah dan sedang bersiap menjalankan tugas penting di Timor Timur.

 Siapa sangka, pertemuan formal itu kelak berubah menjadi hubungan keluarga yang amat dekat dan penuh cerita.

Tahun 1983 menjadi babak baru dalam hidup Prabowo. Setelah dua kali terjun dalam operasi di Timor Timur dan menyandang pangkat kapten, ia resmi menikahi Siti Hediati Harijadi, atau Titiek Soeharto, putri Presiden Soeharto. 

Dari titik itulah, Prabowo tak hanya mengenal Soeharto sebagai pemimpin tertinggi bangsa, tetapi juga sebagai manusia yang hidup dengan disiplin luar biasa.

Menurut kesaksian Prabowo, Soeharto adalah sosok pekerja keras yang ritme hidupnya sangat teratur bak jarum jam. Pukul 04.30 pagi ia sudah bangun, lalu berangkat ke kantor dan tiba tepat pukul 08.00. 

Setiap siang pada pukul 13.00, ia pulang sejenak untuk makan siang, sebuah kebiasaan yang ia jaga tanpa putus.

Pada malam hari, dari Senin hingga Jumat, Soeharto menerima tamu dan melakukan pertemuan penting antara pukul 19.00–21.00. 

Setelah menonton siaran Dunia dalam Berita pukul 21.35, ia kembali ke ruang kerjanya, melanjutkan tugas negara hingga sekitar pukul 02.00 dini hari.

 Prabowo mengenang, “Setidaknya ada 40 map yang beliau baca dan beri disposisi setiap malam.” Hanya pada Sabtu malam Soeharto memberi dirinya jeda dari meja kerjanya.

Disiplin itu bukan hanya tampak dari jadwalnya, tetapi juga dari kemampuannya. 

Soeharto memiliki tulisan tangan yang sangat rapi, daya ingat kuat yang digambarkan Prabowo nyaris seperti photographic memory, dan ketajaman mengolah angka yang membuatnya mampu membaca laporan tebal dengan efisiensi luar biasa.

Begitulah keseharian seorang presiden yang memimpin Indonesia selama 32 tahun: bekerja dalam diam, disiplin dalam rutinitas, dan menyimpan ketekunan yang jarang terlihat oleh publik, tetapi terekam kuat dalam ingatan Prabowo sebagai menantu sekaligus sesama prajurit.(*)


Posting Komentar untuk "Prabowo Subianto Masih Usia Belia Sudah Memimpin Sebuah Peleton"