Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg mengaku prihatin terhadap eksekusi tongkonan Ka’pun yang selamai ini merupakan identitas warga Toraja.
Menurut Zadrak sejak keluar surat eksekusi pertama Pemkab, dan Forkopimda sudah mediasi ke Pengadilan Negri (PN) Makale jika eksekusi dilakukan secara damai sehingga eksekusi tertunda.
Namun hasil kordinasi kedua belah pihak tidak ada sepakat sehingga langkah terakhir eksekusipun tak terhindarkan 5 Desember 2025 lalu.”Ssecara pribadi dan atas nama pemerintah telah mendatangi kedua belah pihak bermusyawarah sehingga tongkonan ratusan tahun tidak dieksekusi. Namun tetap tidak ada damai sehingga eksekusipun tak terhindarkan, ”ujarnya.
#Tongkonan
#toraja

Posting Komentar untuk "Bupati Tana Toraja Mengaku Prihatin Atas Eksekusi Tongkonan Ka'pun"