Jakarta Media Duta,- - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, memimpin rapat terbatas lintas sektor terkait penanganan bencana Sumatera.
Menko Polkam memastikan negara hadir secara penuh melalui kekuatan pertahanan, keamanan, dan intelijen dalam satu komando terkoordinasi.
Rakor tersebut digelar pada Senin (8/12) dan dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M Herindra.Menko Polkam Rakor Bareng Panglima TNI-Kapolri-BIN soal Penanganan Bencana Sumatera (Dok. Istimewa)
"Dalam situasi darurat seperti ini, yang dibutuhkan adalah kecepatan, ketepatan, dan soliditas yang terkolaborasi.
Rakor tersebut digelar pada Senin (8/12) dan dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M Herindra.Menko Polkam Rakor Bareng Panglima TNI-Kapolri-BIN soal Penanganan Bencana Sumatera (Dok. Istimewa)
"Dalam situasi darurat seperti ini, yang dibutuhkan adalah kecepatan, ketepatan, dan soliditas yang terkolaborasi.
TNI, Polri, dan BIN bergerak dalam satu napas untuk memastikan keselamatan rakyat, distribusi bantuan, serta stabilitas keamanan tetap terjaga," tegas Menko Polkam dalam keterangannya, Selasa (9/12/2025).
Dalam rapat itu, pemerintah menegaskan komitmennya untuk hadir secara cepat dan terkoordinasi dalam penanganan bencana besar yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam rapat itu, pemerintah menegaskan komitmennya untuk hadir secara cepat dan terkoordinasi dalam penanganan bencana besar yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Meski di ruang publik sempat muncul narasi negatif yang menilai pemerintah lamban, aparat telah bergerak di lapangan sejak fase awal tanggap darurat.
Dari sisi operasi kemanusiaan, TNI telah mengerahkan total sekitar 30.864 personel dari seluruh matra (AD, AL, dan AU) ke wilayah terdampak.
Dari sisi operasi kemanusiaan, TNI telah mengerahkan total sekitar 30.864 personel dari seluruh matra (AD, AL, dan AU) ke wilayah terdampak.
TNI juga mengerahkan aset besar berupa 18 pesawat, 36 helikopter, serta 16 kapal laut, termasuk kapal angkut (LCU), untuk mempercepat distribusi logistik dan proses evakuasi korban, terutama di wilayah yang terisolasi.(*)

Posting Komentar untuk "Menko Polkam Rakor Bareng Panglima TNI-Kapolri-BIN"