Ia dirampok oleh oknum polisi, disandera, dipaksa menyerahkan uang hasil keringatnya sendiri. Bukan oleh penjahat jalanan, tapi oleh mereka yang seharusnya melindungi.
Dengan sisa keberanian, ia melapor ke Propam, berharap hukum berdiri di pihak yang benar.
Namun apa yang ia dapat?
Bukan perlindungan, melainkan ancaman dan intimidasi.
Seolah kebenaran adalah kesalahan, dan keadilan hanyalah slogan.Di mana rakyat kecil harus mengadu, jika saat melapor pun malah ditekan?
Bagaimana hukum bisa dipercaya, jika seragam justru menjadi alat menakut-nakuti?
Ini bukan sekadar kisah satu pedagang.
Ini cermin luka keadilan di negeri ini.
Jika hari ini ia dibungkam, besok bisa siapa saja dari kita.
Hukum seharusnya melindungi yang lemah, bukan menindasnya.
Tolong, jangan biarkan cerita seperti ini hilang begitu saja.
Suara kecil pun berhak didengar. ✊

Posting Komentar untuk "๐ ๐ข๐๐ข๐ก ๐๐๐ก๐ง๐จ๐๐ก๐ก๐ฌ๐: ๐๐๐ ๐๐ก๐ ๐ก๐จ๐ฅ๐๐ก๐ ๐๐จ๐๐จ๐ ๐๐๐ง๐? ⚖️"