Di hari terakhir pencarian ini, langit terasa ikut berduka.
Tak ada lagi teriakan,
tak ada lagi tangis yang pecah yang tersisa hanya perih yang diam-diam menetap di dada.
Keluarga hanya bisa menautkan tangan,
menggenggam doa sekuat yang mereka mampu.
Bukan karena sudah menyerah, tapi karena hanya kepada Allah harapan ini dititipkan.
Ya Allah…
jika Syafiq masih melangkah di suatu tempat,
lindungilah setiap jejaknya.
Jika tubuhnya lelah, Tolong
kuatkan ia.Jika hatinya takut, tenangkanlah.
Ya Allah…
bukakanlah petunjuk bagi siapa pun yang mencari, pertemukan langkah mereka dengan jejak kecil bernama Syafiq.
Syafiq, nak pulanglah. Rumah tidak pernah berhenti menunggumu.
Namamu tak pernah lepas dari doa, siang dan malam.
Ibu dan ayah menunggumu,
bukan dengan amarah,
bukan dengan tuntutan—
hanya dengan cinta yang tak pernah berkurang.
Tak ada permintaan yang berlebihan, hanya satu harapan sederhana:
melihatmu kembali,
dalam keadaan selamat,
dan memelukmu erat.
Mari kita bersama-sama menundukkan kepala,
menitipkan Syafiq sepenuhnya kepada Allah.
Semoga Allah berkenan menunjukkan jalan-Nya,
dan mengembalikannya secepatnya.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin 🤍🥹

Posting Komentar untuk "Di Hari Terakhir Pencarian Ini, Langit Terasa Ikut Berduka"