Pengamat politik Ikrar Nusa Bakti mendesak Presiden Prabowo mengganti Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Bahlil dinilai gagal menangani pemulihan listrik di wilayah terdampak bencana di Sumatra, khususnya Aceh.
Pernyataan Bahlil soal 90 persen listrik pulih dianggap tidak sesuai dengan fakta lapangan yang masih gelap. Penggunaan genset sebagai solusi dikritik karena memicu antrean BBM warga yang mengular hingga berkilometer.
Ikrar menyebut laporan menteri tersebut hanya sekadar retorika yang menjadi bahan tertawaan publik.
Banyak kabupaten di wilayah bencana dilaporkan masih belum mendapatkan akses listrik secara merata.
Prabowo diminta segera mencari sosok yang lebih kompeten dan pandai untuk memimpin sektor energi.(*)


Posting Komentar untuk "Ikrar Nusa Bakti Mendesak Presiden Prabowo Mengganti Menteri ESDM Bahlil Lahadalia"