Kapal Pinisi KM Putri Sakinah yang mereka tumpangi tenggelam pada Jumat malam, 26 Desember 2025, sekitar pukul 21.00 WITA di Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Kapal mengalami mati mesin di tengah kondisi cuaca buruk. Gelombang setinggi 1,5 hingga 2 meter menghantam kapal hingga terbalik dan tenggelam dengan cepat.
Saat kejadian, sang ibu (Andrea) dan anak bungsunya (Mar) berada di bagian dek kapal yang lebih terbuka sehingga terlempar ke laut dan berhasil diselamatkan.Sementara Fernando dan ketiga anak lainnya diduga terjebak di dalam kabin kapal saat kapal karam.
Tim SAR gabungan (Basarnas, TNI AL, dan Polairud) melakukan pencarian intensif selama lebih dari dua minggu.
Masyarakat lokal dan pihak Keuskupan Labuan Bajo juga menunjukkan solidaritas yang besar dengan mengadakan doa bersama dan aksi seribu lilin untuk para korban.
Tragedi ini menjadi sorotan internasional, terutama di Spanyol, di mana klub Valencia CF secara resmi menyampaikan duka cita mendalam atas kehilangan salah satu pelatih mereka. 🙏

Posting Komentar untuk "KM Putri Sakinah Yang Ditumpangi Mati Mesin Hingga Tenggelam Ditelan Laut"