Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Demi Menyenangkan Orang Tua, Rela Berbohong Mengaku Pramugari


Kesedihan kadang tidak datang seperti badai, tapi seperti kabut di landasan, perlahan, dingin, dan menutup pandangan. Di dalam kabut itulah Khairun Nisya berdiri. 

Seorang cewek cantik 23 tahun asal Palembang, membawa koper besar, seragam rapi, dan kebohongan yang beratnya melebihi batas bagasi kabin. la bukan kriminal..

la hanya anak yang terlalu ingin pulang sebagai "ORANG BERHASIL"

Nisya sempat mendaftar sebagai pramugari Batik Air, namun tidak lolos seleksi. Kegagalan itu bukan akhir, tapi rasa malu menjadikannya Curang,

la takut pada satu hal yang paling manusiawi, mengecewakan orang tua. Maka ia memilih jalan sunyi yang keliru, menyamar sebagai pramugari Batik Air dengan membeli seragam, name tag, dan koper melalui online shop...

Secara teknis, Nisya membeli tiket sebagai penumpang. Namun penampilannya membuat ia disangka extra crew. la lolos hingga onboard, sebelum akhirnya penyamaran runtuh. la tak bisa menjawab pertanyaan dasar sebagai awak kabin.

 Kebohongan yang dibangun rapi oleh kain dan aksesori ambruk oleh satu hal, kenyataan. Saat pesawat mendarat, petugas avsec sudah menunggu.

Ini bukan data krimin4l, karena tak ada krimin4l. Ini data kesedihan. Tentang anak yang gagal seleksi, lalu gagal jujur. Tentang seragam yang lebih dipercaya daripada air mata. 

Tentang sebuah kebohongan kecil yang lahir dari cinta besar, lalu runtuh di hadapan publik, meninggalkan satu ikon paling pedih, anak yang ingin membanggakan orang tuanya, tapi justru patah di landasan hidup.

la terlihat malu di dada perih, Gagal seleksi jadi luka pedih, Seragam dibeli menutup sedih, Demi orang tua, ia rela tersisih..


Posting Komentar untuk "Demi Menyenangkan Orang Tua, Rela Berbohong Mengaku Pramugari"