Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Prof. Yusril, Sosok di Balik Pidato 3 Presiden yang Kini Jadi Penjaga Hukum di Kabinet Merah Putih!


Jakarta Media Duta,- Pelantikan Kabinet Merah Putih membawa kembali sosok fenomenal ke pusat pemerintahan. Profesor Yusril Ihza Mahendra kini resmi mengemban amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan. 

Namun, di balik jabatan mentereng ini, tersimpan rekam jejak yang luar biasa sebagai "otak" di balik narasi penting Republik ini selama puluhan tahun.

Sang Pena di Balik Layar Kekuasaan

Jarang ada tokoh yang mampu mendapatkan kepercayaan dari banyak presiden sekaligus, namun Yusril Ihza Mahendra adalah pengecualian.

 Sebelum dikenal sebagai menteri, ia adalah penulis pidato andalan bagi tiga kepala negara berbeda: Presiden Soeharto, B.J. Habibie, hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Tercatat, lebih dari 204 naskah pidato disusunnya untuk Pak Harto dan lebih dari 300 naskah untuk Pak SBY. Bahkan, Yusril adalah saksi kunci sekaligus perumus draf pidato pengunduran diri Presiden Soeharto pada momen krusial Reformasi 1998.

 Ketajaman nalar dan kemampuannya meramu bahasa hukum menjadi pidato kenegaraan menjadikannya sosok yang tak tergantikan di Sekretariat Negara kala itu.

Intelektual Muda Berdarah Melayu-Minang

Lahir di Belitung pada 5 Februari 1956, Yusril mewarisi darah ulama dan cendekiawan. Garis keturunannya menyambung hingga bangsawan Kesultanan Johor dan ulama penyebar Islam di Belitung. 

Tradisi intelektual ini ia buktikan dengan pendidikan yang cemerlang; meraih gelar doktor di Malaysia dan dikukuhkan sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia pada usia yang relatif muda di tahun 1998.

Politisi Tangguh dan Pembela Konstitusi

Yusril bukan sekadar akademisi di menara gading. Ia terjun langsung ke dunia politik dengan mendirikan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai penerus cita-cita Masyumi. Pengalamannya di pemerintahan pun sangat matang, pernah menjabat sebagai:

Menteri Hukum dan Perundang-undangan

Menteri Kehakiman dan HAM

Menteri Sekretaris Negara

Kini, di era Presiden Prabowo Subianto, posisi Menko yang ia emban adalah bentuk pengakuan atas jam terbangnya yang tinggi. Ia dipercaya untuk mengoordinasikan kebijakan hukum dan HAM di tengah dinamika bangsa yang semakin kompleks.

Warisan Ilmu di Bidang Hukum

Bukan hanya di pemerintahan, Yusril juga mendirikan firma hukum keluarga, Ihza & Ihza Law Firm, yang kini diperkuat oleh anak-anaknya. Ia berhasil menurunkan tradisi melek hukum kepada generasi penerusnya, membuktikan bahwa dedikasi terhadap keadilan adalah napas bagi keluarganya.

Penunjukan Yusril Ihza Mahendra sebagai Menko di Kabinet Merah Putih seolah menjadi pelengkap perjalanan karier sang "Penjaga Konstitusi". 

Dari seorang penulis pidato di balik layar, kini ia berdiri di depan untuk memastikan hukum dan hak asasi manusia tegak berdiri di Indonesia. (Wikipedia)

Posting Komentar untuk "Prof. Yusril, Sosok di Balik Pidato 3 Presiden yang Kini Jadi Penjaga Hukum di Kabinet Merah Putih!"