Proses Rekontruksi pencul1kan Mayjen DI Panjaitan. Di malam naa4s itu rumah sang jendral tanpa penjagaan.
Pasukan penyerbu berkekuatan 50 orang masuk pekarangan dengan melompati pagar. Mereka menjebol pintu dan mengancam para pembantu.
Dua keponakan DI Panjaitan mecoba melakukan perlawanan tapi segera dilumpuhkan, satu tewas tert3mbak yang satunya terluka. Para pencul1k kebingungan karena sang jendral bertahan di lantai dua.
Tidak satupun dari pasukan itu berani naik karena mereka tahu sang jendral pegang senjata. Sampai pagi menjelang sang jendral tetap bertahan sebagian pasukan pencul1k panik dan pergi dengan truk.Anggota pasukan yang tertinggal di dalam rumah terus menembaki seisi rumah hingga hancur mereka mengancam akan menh4bisi semua keluarga sang jendral bila DI Panjaitan tidak turun.
Akhirnya sang jendral memutuskan untuk turun dengan seragam kebesaran.
Di ujung tangga DI Panjaitan berdoa saat itu salah seorang pencul1k membrondongnya dengan tembakan hingga sang jendral gugur di tempat. Para pencul1k kebingungan dan panik karena pagi sudah mulai terang.
Akhirnya mereka berhasil membajak truk Dodge milik perusahan percetakan negara PN Arta Yasha yang kebetulan melintas, Jenaz4h sang Jendral di lempar ke atas truk dan di bawa ke lubang buaya.
Seisi rumah hancur penuh dengan lubang bekas p3luru. Tim rekontruksi menemukan hingga 400 selongsong sisa projektil dan 20 magasin terpakai.(*)

Posting Komentar untuk "Proses Rekontruksi Penculikan Mayjen DI Panjaitan"