Seorang warga dianiaya di rumahnya di Kampung Sungai Sirah Mudik, Nagari Sungai Sirah Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan, oleh sekitar 15 orang pada Sabtu (14/2/2026) pagi.
Pengeroyokan tersebut berlangsung sekitar 30 menit hingga korban berdarah-darah dan tak sadarkan diri.
Istri korban, Nef Rina (32 tahun), mengatakan bahwa korban bernama Faizul Azmi (36 tahun), biasa dipanggil Fandi. Perihal penganiayaan itu, Rina menceritakan bahwa sekitar pukul 10.00 WIB .
Saat Rina duduk makan lontong di kedai depan rumahnya, empat orang mendatanginya dengan membawa kayu dan parang, kemudian menanyakan keberadaan Fandi.
Karena melihat gelagat yang tidak baik pada empat orang itu, ia masuk ke dalam rumah, lantas mengunci pintu rumah. Bukannya pergi, kata Rina, keempat orang itu justru mendobrak pintu rumah tersebut sampai rusak dan hancur.
“Di dalam rumah, salah satu di antara mereka memvkul kepala suami saya dengan gagang senapan angin sehingga membuat kepala suami saya berdarah.
Suami tumbang dan tak berdaya akibat pukvlan itu,” ujar Rina kepada Sumbarkita pada Senin (16/2/2026).(*)

Posting Komentar untuk "Fandi Dikerok Sekitar 15 Orang Hingga Korban Pingsan Tak Sadarkan Diri"