Iptu JS alias Jajat Sudrajat kini menjadi sorotan tajam publik. Perwira polisi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Lantas di Polres Baubau itu dicopot dari jabatannya menyusul dugaan perselingkuhan dengan istri Kapolres Baubau.
Dugaan perbuatan tidak bermoral tersebut bukan hanya mencoreng nama institusi, tetapi juga menampar keras komitmen reformasi internal di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Minggu,15/2/2026.
Kasus ini menyita perhatian luas karena melibatkan pejabat internal kepolisian dengan lingkaran keluarga pimpinan sendiri.Publik menilai, apabila dugaan tersebut benar, maka tindakan itu merupakan bentuk pengkhianatan moral yang serius dan pelanggaran etika berat sebagai aparat penegak hukum.
Iptu Jajat dikenal sebagai sosok yang meniti karier dari bawah. Ia memulai pengabdian sebagai bintara, kemudian mengikuti pendidikan dan berhasil meraih pangkat perwira.
Namun perjalanan karier yang dibangun bertahun-tahun itu kini berada di ujung tanduk akibat dugaan skandal asusila tersebut.Banyak pihak menyayangkan apabila benar seorang perwira yang telah mendapat kepercayaan dan amanah jabatan justru terjerumus dalam “lembah kenikmatan” yang merusak kehormatan diri, keluarga, dan institusi.
Apalagi, jabatan Kasat Lantas bukan posisi sembarangan. Ia adalah wajah penegakan hukum lalu lintas di wilayah hukum Baubau.
Secara aturan, apabila dugaan perselingkuhan tersebut terbukti, maka oknum perwira tersebut dapat dijerat dengan pelanggaran kode etik profesi Polri.
#polisi


Posting Komentar untuk "Iptu Jajat Terseret Skandal Dugaan Perselingkuhan Istri Kapolres, Citra Polri Semakin Tercoreng di Mata Rakyat"