Itulah program yang tidak jelas, sekedar cari popularitas bagi yang tidak mikir.
Karena anggaran MBG justru diambil dari anggaran pendidikan yang justru belum menggratiskan pendidikan.
Pejabat yang mikir, kalau punya program itu harus dipikir matang.
Sekarang seandainya mau dihentikan sebenarnya bukan tidak bisa TAPI BERPIKIRNYA mungkin bukan untuk rakyat, tapi berpiknya pada yang punya SPPG INVESNYA SDH BANYAK KALAU DIHENTIKAN "TAKUT"...????
Kalau berpikirnya untuk rakyat bila program ini tidak sesuai sasaran/tujuan (yang katanya menambah gizi ternyata menunya apa?
Kalaulah bergizi tetapi sehari sekali di rumah bagi ortunya tidak mampu tetap saja makannya..apa bisa meningkatkan??,
Jgn menghayal) sebenarnya bisa dihentikan bila ada kemauan, persetan dgn yg Inves, karena bisa dihitung berapa bulan investasinya bisa pulang dari keuntungannya.
Jadi berpikirnya kata orang Jawa pikiran NGUYAB (pikiran tidak jelas kemana²...ada zakat dan wakaf untuk MBG....???)

Posting Komentar untuk "Menang Maksimalkan Zakat dan Wakaf Untuk Dukung Program MBG"