Jakarta Media Duta,- TNI memiliki aplikasi Transmission Data Air Situation (TDAS) di markas Resimen Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 1/Falatehan dan Batalion Artileri Pertahanan Udara (Yonarhanud) 10/Agni Bhuana Cakti di Jakarta Selatan.
Kerja sistem TDAS itu telah ditinjau langsung oleh Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsekal Madya Andyawan Martono Putra pada Kamis (12/2).
Peninjauan difokuskan pada penguatan sistem komando dan kendali dalam mendukung penyelenggaraan pertahanan keamanan terpadu atas ruang udara nasional.“Melalui simulasi tersebut, alur distribusi data sasaran udara dari radar deteksi ke unsur penindak diuji secara real-time guna memastikan kecepatan, akurasi, dan kesinambungan informasi dalam rantai komando,” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI, dikutip Minggu (15/2).
TDAS berperan sebagai penghubung data taktis antara radar pusat dan satuan penembak, sehingga setiap unsur pertahanan udara dapat bertindak dalam satu kesatuan sistem yang terintegrasi.
“Integrasi data yang andal menjadi faktor kunci dalam menghadapi potensi ancaman udara yang menuntut respons cepat dan pengambilan keputusan yang tepat,” tulis siaran pers yang sama.(nma)

Posting Komentar untuk "Mengenal TDAS yang Ditinjau Pangkohanudnas, Bisa Hubungkan Data Radar ke Satuan Penembak"