Selama bertahun-tahun, Andini Dyah A ikut membantu orang tuanya berju4lan kerupuk d3mi bisa terus sekolah. Hidup sederhana tak membuatnya minder; justru dari lap4k kerupuk itulah ia menabung mimpi untuk menembus akademi militer udara.
Selepas lulus SM∆, Andini nekat mendaftar TNI AU meski banyak tetangga meragukan kemampuan an4k pedagang kecil bisa bersaing dengan an4k pejabat. Ia berlatih f1sik setiap pagi, belajar materi seleksi setiap malam, dan beberapa kali hampir meny3rah karena kend4la bi4ya dan jarak.
Kerja k3ras itu terb4yar saat namanya diumumkan lolos seleksi dan mengikuti pend1dikan calon perwira TNI AU. Selama masa pend1dikan, ia dikenal tekun dan disiplin, hingga akhirnya dinyatakan lulus dan berhak menyandang pangkat Letnan Dua.
Momen pelantikannya menjadi perwira TNI AU menjadi puncak haru perjalanan panjang itu. Di tengah hiruk pikuk upacara, Andini berlari memeluk kedua orang tuanya, menangis di pelukan sang ibu yang dulu setiap hari mendorong gerobak kerupuk di kampung.
Sang ayah, Slamet Suharto, meng4ku tak pernah menyangka an4k penjual kerupuk bisa berdiri sejajar dengan perwira-perwira muda lain di hadapan petinggi negara.hanya berpesan agar putrinya tidak lupa asal-usul dan tetap rendah hati meski kini menyandang pangkat dan seragam kebanggaan.
Andini berharap kisahnya bisa menjadi motivasi bagi anak-anak dari keluarga sederhana di seluruh Indonesia.
Menurutnya, latar belakang bukan pengh4lang untuk meraih mimpi; selama mau bekerja k3ras dan tidak m4lu berjuang bersama orang tua, jalan menuju sukses selalu ada.(*)

Posting Komentar untuk "Selepas Lulus SM∆, Andini Nekat Mendaftar TNI AU Meski Banyak Yang Meragukan"