Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Tujuan Hidup Manusia: Ibadah Sebagai Tujuan Utama

Oleh: Bahaking Rama.

Kelong Pendidikan Religius (4)

Tujuan utama manusia diciptakan adalah menyembah atau beribadah kepada Allah. Allah sebagai tujuan.  Allah berfirman dalam QS. Az-Zariyat, 51 : 56  yang terjemahnya

“Dan Aku tidak menciptakan Jin dan Manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”

Manusia wajib mengabdi atau beribadah dengan sungguh-sungguh kepada Allah, kapan dan dimana saja beradah. Baik ketika sehat dan penuh kesibukan, maupun dalam keadaan sakit dan tidak beraktivitas.

 Dengan beribadah sungguh-sungguh kepada Allah, maka seseorang akan mendapatkan keselamatan duni dan akhirat, sebagaimana Kelong berikut. 

ᨈᨚᨙᨌ ᨈᨚᨙᨌᨀᨗ ᨀᨘᨔᨗᨕ /

ᨑᨗᨀᨑᨕᨙ ᨆᨄᨍᨑᨗ /

ᨊᨀᨗ ᨔᨒᨆ /

ᨈᨒᨔ ᨕᨒᨚ ᨑᨗᨅᨚᨀᨚ  


-Tojeng-tojengki kusiang (Sungguh-sungguhlah menyembah atau mengabdi)

-Rikaraeng mappa’jari (Kepada Allah maha pencipta)

-Naki salama’  (Supaya mendapat keselamatan)

-Tallasa’ allo riboko (dalam hidup di hari kemudian) 

Nilai pendidikan dalam kelong ini antara lain:

 1) Memberi pemahaman bahwa tujuan hidup manusia adalah menyembah atau beribadah kepada Allah. 

2) Perlu keikhlasan dan sungguh-sungguh beribadah kepada Allah, kapan dan dimana saja, baik dalam keadaan sehat, maupun sakit.

 3) Memberi keyakinan bahwa dengan beribadah kepada Allah, manusia akan mendapatkan keselamatan hidup di akhirat.

Beribadah kepada Allah berarti mengamalka ibadah mahdhah, yakni ibadah murni, yang tata cara,  waktu, dan tempatnya sudah ditetapkan syari’at (yaitu salat, zakat, puasa, dan haji) Pengamalan ibadah mahdhah ini mengikuti perintah atau petunjuk wahyu Allah dan sunnah Rasulullah Saw.

Beribadah kepada Allah, juga mengamalkan ibadah ghairu mahdhah, yakni perbuatan yang bernilai ibadah jika diniatkan karena Allah (misalnya: bekerja, menuntut ilmu atau belajar, menolong, silaturrahmi, makan, tidur, jual-beli, dan semacamnya) Jenis ibadah ini berifat rasional dan bisa diketahui akal manusia, bertujuan memenuhi kebutuhan duniawi sekaligus meraih ridha Allah. 

Unsur-unsur dalam diri manusia yang wajib beribadah pada Allah adalah:

 1. Hati. Jaga dan bersihkanlah hati, jangan dikotori  (ibadatul qalb), 2. Ucapan. Gunakan ucapan untuk berzikir, bertasbih, bertahmid, bertahlil, dan bertakbir kepada Allah. Jagalah perkataan, jangan menyinggung perasaan orang lain. 

Para orang tua, gunakan ucapan untuk  mendidik anak di rumah, para guru didiklah peserta didik di sekolah dengan ucapan yang lembut, para dosen didiklah  mahasiswa dengan banyak diskusi secara arif, semua itu sebagai wujud ibadah kepada Allah (ibadatul lisan). 

3. Ibadatul Maliyah, adalah dengan menafkahkan sebagian harta untuk zakat, sedekah, untuk sarana ibadah, sarana pendidikan, sarana kemaslahatan umum (ibadatul Maliyah). 4. Ibadah dalam bentuk lainnya.  

Jln. Bonto Tangnga no. 35 Pao-pao,  Sabtu, 4 Ramadan 1447 H /  21 Pebruari 2026 M.

Posting Komentar untuk "Tujuan Hidup Manusia: Ibadah Sebagai Tujuan Utama"