Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Anwar Abbas, Sebut China dan Rusia Saatnya Tunjukkan Dukungannya ke Iran


 Pengamat sosial ekonomi dan keagamaan, Anwar Abbas, menilai China dan Rusia sudah semestinya menunjukkan dukungan terbuka kepada Iran.

 Hal ini perlu untuk mengimbangi keterlibatan Amerika Serikat (AS) yang membantu Israel dalam serangan yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Anwar menilai, keseimbangan geopolitik global kini sedang dipertaruhkan. Jika Israel terus disokong AS tanpa ada perlawanan sepadan dari kekuatan besar lainnya, dunia hanya akan jadi panggung tunggal bagi kemauan Washington.

“Jika Israel dibantu Amerika Serikat untuk menyerang Iran maka semestinya China dan Rusia juga ikut membantu Iran menghadapi Israel dan Amerika Serikat. 

Sudah saatnya China dan Rusia menampakkan dirinya dengan terang-terangan dalam membela negara-negara yang ditindas oleh Amerika Serikat,” tegas Anwar kepada Inilah.com, Minggu (1/3/2026).

Wakil Ketua Umum MUI ini, kebebasan AS dalam mengambil tindakan militer terhadap negara-negara yang berani membangkang harus segera diakhiri. Jika China dan Rusia tetap diam, Paman Sam bakal makin jemawa.

“Sebab kalau hal itu tidak dilakukan oleh kedua negara tersebut maka AS tentu akan semakin bebas menzhalimi negara-negara yang tidak mau ikut perintahnya,” ujarnya.

Anwar mendorong agar China dan Rusia segera menggerakkan armada militer mereka ke kawasan Teluk sebagai langkah pencegahan.

“Untuk itu China dan Rusia sudah saatnya untuk unjuk kekuatan dengan menggerakkan armadanya mendekati kawasan teluk supaya Amerika serikat akan berpikir 10 kali untuk menyerang iran,” jelas Anwar.

Langkah tersebut diyakini dapat menciptakan stabilitas kekuatan di Timur Tengah, mengingat AS juga memiliki keterbatasan jika terseret dalam perang jangka panjang.

“Apalagi AS tahu betul bila negaranya terseret terlalu jauh ke dalam peperangan langsung maka negaranya dalam jangka menengah atau panjang tidak akan pernah bisa untuk menang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Garda Revolusi Iran (IRGC) telah bersumpah akan membalas serangan AS dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. IRGC menyebut langkah ini sebagai hukuman yang tepat bagi kedua negara tersebut.

"Tangan pembalasan bangsa Iran untuk hukuman yang berat, tegas, dan patut disesalkan bagi para pembunuh Imam Umat tidak akan melepaskan mereka," tulis keterangan IRGC mengutip AFP, Minggu (1/3/2026).(*)


Posting Komentar untuk "Anwar Abbas, Sebut China dan Rusia Saatnya Tunjukkan Dukungannya ke Iran"