Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Iran Tolak Tawaran Berdamai Trump, Ajukan Syarat "Gila" Yang Bikin AS Terpojok


Pemerintah Iran menunjukkan sikap kaku dan percaya diri tinggi dalam menanggapi sinyal penarikan pasukan yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

Pada 21 Maret 2026, Teheran secara resmi mematok "harga mahal" bagi Washington jika ingin mengakhiri konflik bersenjata yang telah berlangsung selama beberapa pekan.

 Merasa di atas angin setelah berhasil menembus pertahanan udara AS di Teluk dan menjangkau pangkalan Diego Garcia, Iran menegaskan bahwa gencatan senjata tidak akan terjadi tanpa kompensasi politik dan ekonomi yang signifikan.

‎Syarat utama yang diajukan Iran mencakup pencabutan seluruh sanksi ekonomi secara permanen, pengakuan kedaulatan penuh atas program nuklirnya, serta penarikan total seluruh aset militer AS dari kawasan Timur Tengah. 

Iran menilai bahwa kerusakan infrastruktur yang mereka alami harus dibayar dengan perubahan peta geopolitik yang menguntungkan posisi mereka.

 Sikap ini menunjukkan bahwa Teheran tidak merasa kalah meskipun telah kehilangan pemimpin tertinggi dan juru bicara militer mereka dalam serangan udara sebelumnya.

‎Ketegasan Iran ini menempatkan Gedung Putih dalam posisi sulit, di mana Trump ingin segera keluar dari beban biaya perang namun tidak ingin terlihat menyerah pada tuntutan Teheran. 

Para analis internasional berpendapat bahwa strategi "patok harga" ini merupakan upaya Iran untuk memanfaatkan situasi ekonomi global yang terguncang akibat lonjakan harga minyak. 

Jika kesepakatan tidak segera tercapai, konflik di tahun 2026 ini diprediksi akan memasuki fase perang urat saraf yang panjang dan penuh ketidakpastian bagi stabilitas dunia.(*)

Posting Komentar untuk "Iran Tolak Tawaran Berdamai Trump, Ajukan Syarat "Gila" Yang Bikin AS Terpojok"