Astagfirullah hal adzim
Kasus ini terjadi di perumahan family dream, kota batam. Pada tanggal 10 maret 2026. Perumahan yang tampak sepi dan tenang. Namun dibalik ketenangan ada pengintai yang siap memangsa kapan saja.
Berawal dari hubungan asmara sepasang kekasih MY (31) dan AS (22). Mereka menjalin hubungan selama 1 tahun.
Namun hubungan mereka menjadi renggang saat MY bekerja di bali selama tujuh bulan.
I. Awal mula renggangnya hubungan
MY sangat mencintai AS dan berkeinginan ingin menikahinya. MY dengan niatnya ingin bekerja ke bali dengan tujuan mengumpulkan uang untuk melamar kekasihnya.
Selama LDR 7 bulan, hubungan mereka merenggang dan AS tiba tiba meminta putus dengan alasan ingin menjalani hidup normal. Diketahui mereka adalah sepasang kekasih sesama jenis.
II. Pengkhiatan
MY merasa ada kejanggalan dari AS yang tiba tiba putus. Padahal sebelumnya dia bekerja AS sangat mencintai dan sangat manja kepadanya. Dan mendukung keinginannya buat melamarnya.
MY dengan nekat dari bali ke batam untuk memantau aktivitas AS. MY tinggal diseberang kos AS yang kebetulan pada saat itu rumah diseberang kos AS sedang kosong dan disewakan.
Setelah MY melihat AS berjalan berdua bersama AB pada siang hari sekitar pukul 11.20 WIB. MY merasa dibohongi setelah mengetahui AS menjalin hubungan dengan pria lain yg berinisial AB (24).
Emosi memuncak, pikiran sudah tidak jernih dan ingin sekali menikamnya.
III. Tragedi Mengerikan
AS dan AB masuk ke dalam indekosnya. Kemudian MY menyeberangi rumah. Mendekati indekos AS kemudian membuka kamarnya.
Kebetulan saat itu tidak terkunci. MY memergoki saat itu AS dan AB sedang berpelukan. Kemudian langsung menyerang kedua pria itu menggunakan balok.
Lalu mengeluarkan pisau dapur dari saku celananya dan menikam AS membabi buta hingga bersimbah darah dan tewas.
IV. Menyerahkan diri
AB yang melihat kejadian itu tidak bisa bergerak dan berkata apa apa. Hanya diam saat AS ditikam oleh MY. setelah selesai menikam.
Ia merasa puas. Tidak ada penyesalan dengan perbuatannya. Ia langsung menyerahkan diri ke polsek nongsa dengan kondisi baju penuh bercak darah.
V. Hukuman
MY telah diamankan dan terancam hukuman yang sangat berat atas tindakan pembunuhan berencana.
AS dibawa kerumah sakit bhayangkara untuk proses autopsi.
VI. Penutup
Kasus ini memberikan pelajaran buat kita. Pasangan sesama jenis sangat dilarang oleh hukum agama. Hubungan sesama jenis akan berakhir sangat tragis karena cinta mereka tidak bisa dimainkan dan mereka sekali serius maka akan sangat serius.
Tidak bisa digugat dan tidak bisa ditawar. Jika berani mempermainkan perasaan nya dan membohonginya. Maka bersiaplah ia akan nekad membunuh mu dan mencarimu dimanapun kamu berada.
Jadi jangan pernah mempermainkan perasaan seseorang dan jangan mengkhianati nya jika ingin hidup damai.
DAN... hiduplah normal. hiduplah dengan pasangan lawan jenis. Karena itu adalah hidup yang paling normal dan damai.

Posting Komentar untuk "Merasa Dihianati Kekasih Sesama Jenis Berakhir Tragis"