Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Pedomani Al-qur’an, Kehidupan Akan Selamat, Baik di Dunia Maupun di Akhirat

 Kelong Pendidikan Religius (17)

Oleh: Bahaking Rama

Permulaan Al-Quran diwahyukan pada bulan Ramadan. Al-Qur’an adalah pedoman hidup dan petunjuk umat manusia ke jalan kebenaran.

 Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah, 2: 185  yang terjemahnya “(beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan,  bulan yang di dalamnya di diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai  petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (Antara yang haq dan yang bathil)…”

Karena Al-Qur’an sebagai petunjuk ke jalan kebenaran, maka wajib dipelajari dan dipahami untuk menjadi pedoman keselamatan  hidup umat manusia. Hal ini diajarkan melalui kelong berikut.

 ᨄᨑᨒᨘ ᨊᨗᨀᨔᨘᨆᨂᨗ  /

ᨕᨙᨑᨊ ᨀᨗᨈ ᨕᨔᨐ /

ᨀᨕᨗᨕ ᨆᨗᨈᨘ  /

ᨕᨚᨒᨚᨕᨊ (ᨕᨑᨘᨂᨊ) ᨈᨒᨔᨈ

- Parallu nikasu’mangngi (wajib diperhatikan dan diketahui)  

- Eranna kitta’ assayya (isi dan ajaran Al-Qur’an)

- Kaiyamintu (karena ajaran Al-Qur’an itulah)

- Oloanna (a’runganna) tallasatta (pedoman dan jalan keselamatan hidup umat manusia) 

Nilai pendidikan dalam kelong di atas antara lain; 

1) perlunya pempelajari (membaca dan memahami) ajaran yang terdapat dalam kitab suci Al-Qur’an, 

2) jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, 

3) membangun keyakinan, bahwa dengan mepedomani al-Qur’an, kehidupan akan selamat, baik di dunia maupun di akhirat. 

Kerusakan dan kesalahan yang diperbuat oleh manusia, dapat dipastikan karena mereka tidak menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Mungkin karena mereka tidak paham atau abai dari tuntunan Al-Qur’an. 

 Untuk kasus Negara Indonesia, berdasarkan hasil penelitian Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta tahun 2024-2025, terdapat sebanyak 72,25% umat Islam masih belum bisa membaca Al-Qur’an. 

Data ini perlu menjadi dasar untuk lebih mengaktifkan pembelajaran (baca-tulis) dan pemahaman Al-Qur’an, baik melalui lembaga pendidikan formal (di sekolah), pendidikan informal (di rumah tangga), maupun pendidikan nonformal (di masyarakat).

 Peran guru, orang tua, dan para muballigh-ulama sangat diperlukan  mengajar masyarakat untuk lebih memahami Al-Qur’an.  

Bonto Tangnga Pao-pao,  Jum’at. 17 Ramadan 1447 H / 6 Maret  2026 M.

Posting Komentar untuk "Pedomani Al-qur’an, Kehidupan Akan Selamat, Baik di Dunia Maupun di Akhirat"