Media pemerintah Iran mel4porkan sebuah dr0ne milik Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menghantam kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln di perairan Timur Tengah pada Kamis (06/03) waktu setempat.
Setelah mendapat ser4ngan, kapal induk beserta kapal-kapal pengawalnya dikabarkan langsung mundur serempak lebih dari 1.000 kilometer dari daerah tersebut.
Serangan itu terjadi bukan tanpa sebab, masslahnya USS Abraham Lincoln disebut telah memasuki perairan sekitar 340 kilometer dari perb4tasan teritorial Iran.
"Kapal USS Abraham Lincoln, yang mendekati per4iran teritorial Iran di Laut Om4n hingga jarak 340 kilometer dengan tujuan untuk mengendalikan Selat Hormuz, dihantam oleh drone angk4tan laut IRGC,” demikian pernyataan yang diunggah kantor media Tehran Times.
Meski begitu, militer Amerika Serikat langsung membantah klaim serangan tersebut. Menurut Pentagon, rudal atau drone Iran yang diluncurkan saat itu bahkan tidak mendekati kapal induk tersebut sama sekali.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan negaranya siap menghadapi kemungkinan invasi darat dari Amerika Serikat maupun sekutunya.
Di tengah eskalasi konflik, militar AS mengklaim telah menenggelamkan lebih dari 30 kapal milik Iran dalam oper4si yang berlangsung sejak akhir Februari. Intensit4s ser4ngannya disebut menurun t4jam.
Kepala Komando Pusat AS Laksamana Brad Cooper memaparkan bahwa pasukannya juga baru saja menghantam kapal induk drone milik Iran.
Ia menyebut, kapal itu kini tengah terbakar, sementara serangan balistik Iran sudah turun drastis.. #As #Iran #KonflikGlobal #Geopolitik

Posting Komentar untuk "Drone Milik IRGC Menghantam Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln di Perairan Timur Tengah "