Kelong Pendidikan Religius (12)
Oleh: Bahaking Rama
Salat menjadi penyelamat dari semua amalan yang lain. Amalan yang pertama dihisab di hari kiamat adalah salat.
Jika salat baik, maka beruntunglah karena dipastikan masuk surga sebagai tempat segala kenikmatan dan kebahagiaan hidup di akhirat kelak.
Dijelaskan dalam HR. Imam Tirmidzi yang artinya “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah salatnya, maka jika salatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil.
Dan jika salatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi.” Hal ini digambarkan dalam kelong berikut.
ᨄᨘᨊᨅᨍᨗ ᨔᨅᨐᨊᨘ /
ᨊᨅᨍᨗ ᨈᨚᨉᨚ ᨕᨄᨙᨊᨘ /
ᨕᨊᨔ ᨆᨗᨈᨘ /
ᨑᨗᨔᨘᨑᨘᨁ ᨕᨙᨄᨚᨕᨊᨘ
- Punna baji sambayannu (kalau ibadah salatmu baik)
- Nabaji todong ampenu (lalu perbuatanmu juga baik)
- A’nassa mintu (maka sudah pastilah)
- Risuruga empoannu (di surga tempatmu hidup abadi di akhirat nanti)
Nilai pendidikan dalam kelong di atas Antara lain;
1) menyadarkan manusia supaya mendirikan salat dengan baik untuk mengingat Allah.
2) Mengamalkan ibadah salat dengan baik, maka pastilah Surga tempatnya di akhirat nanti.
3) Perlu ada kesadaran Orang tua di rumah dan guru di sekolah untuk membangun karakter religius pada anak-anaknya, terutama pada pengamalan ibadah salat, sebagai ibadah utama dalam ajaran Islam.
Orang yang mendirikan salat berarti ia telah menegakkan agama Islam. Hal ini dijelaskan dalam Hadis Nabi Saw riwayat Al-Baihaqi, yang artinya: “Salat adalah tiang agama.
Barang siapa yang mendirikan salat, maka ia telah menegakkan agama, dan barang siapa yang meninggalkannya, maka ia telah meruntuhkan agama.”
Surga adalah tempat yang penuh nikmat dan kebahagiaan. Manusia masuk surge sebagai balasan dari amal saleh dan ibadah salatnya yang dikakukan selama hidup.
Orang yang beramal saleh dan mendirikan salat, dipastikan masuk surga dan hidup abadi di dalamnya, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Bayyinah, 98: 7-8 yang terjemahnya.
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.
Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah Surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya.
Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.” Tegakkan salat untuk mengingat Allah dijelaskan dalam QS. Taha, 20: 14 yang terjemahnya.
“Sesungguhnya Aku adalah Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salah untuk mengingat Aku.
Manusia diwajibkan menunaikan ibadah salat supaya masuk surga di akhirat kelak. Tidak ada artinya hidu kalau tidak mendirikan salat.
Jln Bonto Tangnga No. 35 Pao-pao, Ahad, 12 Ramadan 1447 H / 1 Maret 2026 M.

Posting Komentar untuk "Sungguh Beruntunglah Orang Yang Mendirikan Shalat"