Bayangkan pasukan sebanyak 30 juta orang – jumlah yang setara dengan populasi negara besar – siap mengangkat senjata secara serentak. Iran tampaknya tidak sekadar menggertak, melainkan serius mempersiapkan diri menghadapi apa yang disebut "Perang Jilid II" melawan Washington.
Pengerahan kekuatan ini disebut-sebut sebagai pergerakan terbesar dalam sejarah modern.
Menurut pernyataan resmi Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, juru bicara militer Iran pada Sabtu (25/4/2026), Teheran telah membangun fondasi pertahanan yang sangat masif.
Sekitar 9.000 perusahaan dalam negeri bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan untuk memproduksi lebih dari 1.000 jenis senjata baru. Iran mengklaim bahwa sebagian besar stok rudal mereka bahkan belum pernah digunakan.
Di sektor perairan, strategi penutupan Selat Hormuz menjadi senjata utama untuk membalas blokade AS, yang dinyatakan telah memberikan tekanan nyata hingga kapal perang musuh terpaksa mundur ke Teluk Oman.
Dengan 30 juta sukarelawan yang telah mendaftar dan dibekali senjata untuk perang darat, Iran menyampaikan pesan bahwa mereka siap menghadapi segala kemungkinan.
Kini dunia menanti apakah pengerahan kekuatan ini akan berujung pada perundingan, atau justru memicu konflik yang lebih besar di Timur Tengah.
• Disclaimer:
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi, tidak mengandung unsur ujaran kebencian, hasutan, atau seruan kekerasan yang tidak dapat dibenarkan atau melanggar hukum.
#Iran #MiliterIran #As #GeoPolitik

Posting Komentar untuk "Iran Sudah 30 juta Sukarelawan Mendaftar Dan Dibekali Senjata Siap Perang Lawan Amerika"