Media Duta,- Kasus korupsi proyek satelit orbit 123 di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia kembali memanas setelah muncul dokumen baru yang disebut mengungkap rantai komando dari level tertinggi negara.
Dalam laporan investigasi Tempo, nama Joko Widodo dan Ryamizard Ryacudu disebut berkaitan dengan proses kebijakan proyek tersebut.
Terdakwa kasus ini dikabarkan akan membawa dokumen perintah dari Istana Negara serta koordinasi internal Menteri Pertahanan ke pengadilan sebagai bukti penting.
Kasus ini terbagi dua klaster besar:Klaster pertama terkait kontrak sewa Satelit Artemis senilai US$26,5 juta.
Klaster kedua terkait kontrak perangkat komunikasi terenkripsi dengan Navayo International AG senilai US$29,9 juta.
Terdakwa Leonardi secara terbuka meminta hakim memanggil Jokowi dan Ryamizard sebagai saksi, karena menilai keduanya punya tanggung jawab dalam proses pengadaan.
Investigasi juga menyebut proyek berjalan terburu-buru, diduga menabrak aturan, termasuk penunjukan langsung pelaksana saat anggaran belum tersedia.
Yang paling mengejutkan, Indonesia disebut akhirnya kehilangan slot orbit 123, posisi strategis satelit di garis khatulistiwa yang penting untuk komunikasi militer aman dari spionase asing.
Sumber: Tempo
#Jokowi #KorupsiSatelit #Tempo #BreakingNews #Istana #Ryamizard #Orbit123 #Kemhan #PolitikIndonesia #SkandalBesar

Posting Komentar untuk "Dokumen Istana Terbongkar! Nama Jokowi Disebut dalam Skandal Korupsi Satelit Orbit 123"