Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Guru Besar UIN Jakarta, Saiful Mujani, Siap Hadapi Peroses hukum


Jakarta, Media Duta, - Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Saiful Mujani mengaku siap menjalani proses hukum atas laporan terhadap dirinya dalam kasus dugaan makar dan penghasutan, (23/4).

Mujani bahkan siap memenuhi panggilan kepolisian untuk dimintai keterangan soal laporan tersebut. Termasuk jika dirinya harus ditahan.

"Kalau prosedurnya harus ditahan, ya tahan aja gitu kan," ujar dia usai menjadi pembicara dalam diskusi membahas
Guru Besar UIN Jakarta, Saiful Mujani, siap hadapi proses hukum terkait dugaan makar.(saifulmujani.com)
kasusnya di UIN Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (23/4).


Mujani mengaku tak mempermasalahkan laporan terhadap dirinya. Menurut dia, laporan tersebut sebagai hak konstitusional setiap warga negara. Dia menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke aparat penegak hukum.

"Pokoknya sebagai warga negara yang baik, misalnya kalau polisi mengundang kalau mengundang saya untuk datang ke Bareskrim misalnya atau ke Polda, saya akan datang dengan senang hati," katanya.

Pilihan Redaksi
Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Mahfud Bela Saiful Mujani soal Dilaporkan dugaan Makar dan Pengasutan
Todung Mulya Lubis Jadi Kuasa Hukum Saiful Mujani di Kasus Makar
Meski begitu, Mujani mengaku hingga saat ini belum menerima panggilan dari kepolisian untuk dimintai keterangan. Namun, dia siap untuk datang bahkan telah menyediakan waktu khusus jika panggilan telah dilayangkan.

"Oleh karena itu akan saya jalani semua itu dengan damai, walaupun saya apa namanya melihat pergantian kekuasaan itu satu apa hal yang sangat penting karena menuntut perbaikan bangsa," ujar Mujani.

Dia menuturkan bahwa proses hukum terhadap dirinya saat ini sebagai konsekuensi yang telah diprediksi. Mujani menegaskan tidak takut dan akan menghadapinya sebagai bagian dari proses berdemokrasi dan menolak tegas segala bentuk kekerasan.

"Kita punya pengalaman kok makin baik makin ke sini demo itu. Pada tahun '65 kan luar biasa apa korbannya, 2 jutaan. Pada zaman Pak Harto '98 banyak korbannya, tapi tidak sebanyak tahun '65 kan? Jadi mengalami kemajuan," ujar Mujani.

"Pada zaman Gus Dur jauh lebih bagus lagi. Artinya kalau sekarang kita mengeluarkan aksi, saya optimis itu lebih terkendali dan lebih demokratis," imbuhnya.

Posting Komentar untuk "Guru Besar UIN Jakarta, Saiful Mujani, Siap Hadapi Peroses hukum "