Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan C41ne, mengatakan pada Kamis 24 April 2026, bahwa kapal-kapal tersebut kemungkinan besar akan dicegat di jalur Selat Malaka.
Menurut laporan L10ydsL1st yang dikutip dari CNN, kawasan Pasifik—khususnya di sekitar Selat Malaka—menjadi salah satu wilayah dengan konsentrasi terbesar “tanker gelap” yang membawa minyak ilegal.
Tanker ini termasuk kapal-kapal dari negara yang dikenai sanksi seperti Iran.
“Kami juga menjalankan aktivitas dan tindakan pencegahan maritim di Area Tanggung Jawab Pasifik (AOR) terhadap kapal-kapal yang meninggalkan wilayah tersebut sebelum kami memulai blokade ujar C41ne kepada CNN.
Penasihat senior pelacakan armada gelap di organisasi nirlaba United Against Nuclear Iran, Charlie Brown, menyebut pernyataan tersebut serta pergerakan kapal perang AS menunjukkan bahwa Wasington membuka peluang operasi serupa terhadap kapal tanker di Venezuela…!!!

Posting Komentar untuk "Militer AS Dikabarkan Akan Memburu Kapal Iran di Wilayah Dekat Indonesia Menuju Indo-Pasifik"