Makassar Media Duta,- Perdagangan emas, akhir-akhir ini, utamanya dipusat perdagangan emas jalan Sombaupu Makassar, berjalan fluktutif
Artinya tidak menentu pasarnya. Kadang bergerak perlahan, kadang pasar menjadi sepi. Menurut beberapa pengusaha emas yang sempat ditemui ditokonya jln.
Sombaupun mengaku sejak 2025, pasar emas tidak bergairah. Memasuki 2026 bahkan cenderung pasar semakin merosot, katanya. " perekonomian saat ini memang lagi lesu.
Dan kami kira bukan perdagangan emas lesu tetapi hampir seme sektor perdagangan lainnys mengalami gejolak yang sama. Gejolak perekonomian yang mengalami bukan saja Indonesia tetapi dunia," ungkap salah seorang pengusaha emas yang bernama Iwan.
Namun berbeda dengan apa yang diungkapkan salah satu karyawan toko emas yang baru di buka " Galeri Dua Dua" di jalan Sombaupu, selama Galeri Dua Dua, dibuka secara resmi sekitar 2 bulan lalu kedatangan pembeli cukup ramai.
Suasana pembeli disalah satu toko emas Jln. Sombaupu Makassar." Lumayan pelanggang yang datang berbelanja, terutama pada hari Sabtu dan Minggu, " ungkap salah seorang karyawan Galeri Dua Dua yang minta jangan ditulis namanya.
TERPENGARUH PERANG
Harga emas juga tidak menentu karena berpatokan dengan harga pasar dunia. Kelesuan pasae hampir dirasakan semua pedagang emas di Makassar, tidak terkecuali di jalan Sombaupu dan beberapa tempat lainnya.
Bahkan sebagaimana pantauan awak media ini, justru banyak orang datang untuk menjual emasnya lewat pedagangan kaki lima ( tukang timbang emas ), yang juga lokasinya dijalan Sombaupu.
Tukang timbang emas inilah yang memang juga melayani siapa yang ingin menjual emas. Sementara harga emas juga setiap harinya berkisar antara Rp. 2 juta sampai mendekati angka 3 juta rupiah per geram. ( ramli).
.jpg)

Posting Komentar untuk "Perdagangan Emas di Makassar Tidak Menentu Kadang Bergerak Kadang Sepi"