Pernyataan Maria Zakharova (Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia) tersebut merujuk pada fakta sejarah Perang Dunia II untuk membela Iran dari tuduhan-tuduhan modern.
Berikut adalah poin inti dari konteks sejarah yang dimaksud:
Pelaku Holocaust: Zakharova menekankan bahwa Holocaust dilakukan oleh rezim Nazi Jerman, bukan oleh negara-negara Timur Tengah seperti Iran. Ini adalah kritik terhadap retorika politik yang sering kali menyudutkan Iran dalam isu-isu internasional.
Peran Iran pada 1943: Secara historis, pada September 1943, Iran secara resmi menyatakan perang terhadap Nazi Jerman. Hal ini menjadikan Iran sebagai bagian dari pihak Sekutu.
Jalur Kemenangan: Iran saat itu dikenal sebagai "The Bridge of Victory" (Jembatan Kemenangan) karena wilayahnya menjadi jalur utama pengiriman pasokan logistik dan senjata dari Sekutu ke Uni Soviet untuk melawan pasukan Hitler.
Penyelamatan Pengungsi: Iran juga tercatat menampung ratusan ribu pengungsi Polandia dan warga Yahudi yang melarikan diri dari kekejaman Nazi di Eropa selama perang berlangsung.
Intinya, Zakharova menggunakan sejarah ini untuk mengingatkan bahwa Iran secara historis berada di sisi yang melawan pelaku Holocaust, bukan sebaliknya.(*)

Posting Komentar untuk "Siapa Sebenarnya Yang Melakukan Molocaust Yang Tewaskan Jutaan Orang"