Militer Amerika Serikat secara resmi mengonfirmasi telah melancarkan s3r4ngan udara terhadap sejumlah sasaran militer di wilayah selatan Iran.
Ser4ngan ini terjadi tepat di saat para perwakilan tinggi kedua negara sedang bertemu di Doha, Qatar, untuk melanjutkan pembicaraan damai dan mencari jalan keluar politik atas perselisihan yang ada.
Menurut keterangan Komando Pusat AS (CENTCOM) yang disampaikan juru bicaranya, Kapten Angkatan Laut Tim Hawkins kepada Al Jazeera, tindakan itu disebut sebagai “serangan bela diri”.
Pihak Washington mengklaim sasaran s3r4ngan meliputi lokasi peluncuran rvdal dan kapal‑kapal milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang dinilai berusaha memasang ranjau laut serta m3ng4ncam keamanan pasukan dan kapal AS di perairan sekitar.
“Komando Pusat terus melindungi pasukan kami, namun tetap menahan diri sepenuhnya selama gencatan senjata sedang berlangsung,” ujar Hawkins, namun tidak merinci lokasi pasti maupun rincian kerusakan yang ditimbulkan akibat s3r4ngan tersebut.
Di sisi lain, sumber‑sumber Iran mengonfirmasi insiden ini dan memberikan versi kejadian berbeda.
Menurut keterangan yang diterima Al Jazeera, IRGC sempat menargetkan satu kapal militer AS di perairan internasional sebelum serangan balasan itu terjadi.
Akibat ser4ngan A'S tersebut, dikonfirmasi sejumlah personel IRGC gugur di tempat.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa meski kesepakatan gencatan senjata telah berlaku resmi sejak 8 April lalu, ketegangan dan bentrokan s3nj4ta masih kerap meletus di lapangan.
Langkah militer AS ini pun memicu kekhawatiran besar: apakah pembicaraan damai di Qatar akan terus berlanjut atau justru gagal total akibat ser4ngan yang datang di tengah meja perundingan.
Sumber: Al Jazeera, Pernyataan Resmi CENTCOM, Sumber Militer Iran

Posting Komentar untuk "Amerika Serikat Perlihatkan Karakternya Ditengah Perundingan, AS Serang Iran Bagian Selatan"