Pemerintah Iran baru saja mengeksekusi mati tiga orang warga negara mereka sendiri terkait kerja sama dengan Mossad badan intelijen Israel.
Menurut otoritas di Teheran, ketiganya terlibat dalam aksi-aksi yang membahayakan keamanan negara, terutama di tengah ketegangan yang nggak pernah reda antara Iran dan Israel.
Tindakan ini terjadi di tengah eskalasi konflik langsung antara Iran dan Israel, yang oleh para analis disebut telah berubah dari "perang bayangan" (shadow war) menjadi konfrontasi terbuka yang lebih berbahaya.
Berikut adalah rincian kasus-kasus yang paling banyak diberitakan:
- Mehdi Rasouli, Mohammadreza Miri, dan Ebrahim Dolatabadi (Dieksekusi 4 Mei 2026): Bertindak sebagai "elemen Mossad" dan terlibat dalam kerusuhan pasca-unjuk rasa di Mashhad pada Januari 2026 yang disebut sebagai "upaya kudeta".
Mencakup pembunuhan langsung seorang perwira polisi, memimpin kerusuhan, serta perusakan properti publik dan swasta.
- Yaghoub Karimpour dan Nasser Bekrzadeh (Dieksekusi 2 Mei 2026): Divonis spionase untuk Mossad.
Yaghoub memotret instalasi militer dan meledakkan bom suara di tempat umum demi propaganda. Nasser mengumpulkan data intelijen tentang fasilitas nuklir sensitif Natanz dan tokoh pemerintah.
- Mehrab Abdollahzadeh (Dieksekusi 3 Mei 2026): Karena membunuh seorang anggota pasukan keamanan sukarelawan saat unjuk rasa di Urmia, dengan cara memukul korban hingga tewas menggunakan batang besi.
Yang bikin menjadi perhatian,
Ini bukanlah kali pertama.
Dalam beberapa minggu terakhir, Iran sudah melakukan beberapa eksekusi serupa terhadap orang-orang yang menjadi bagian dari jaringan mata-mata Israel.
Di balik semua ini, ada yang disebut sebagai "perang bayangan" yang dilancarkan Israel. Nggak cuma lewat serangan rudal, tapi juga lewat infiltrasi, operasi rahasia.
Sumber:
- Press TV (media pemerintah Iran), Al Jazeera, Saba, Asharq Al-Awsat, CBS News (dengan transkrip salinan pengakuan dari Mizan Online, situs peradilan Iran).

Posting Komentar untuk "Baru Saja Iran Eksekusi Tiga Orang Mata - mata Israel"