Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Firasat Akhir Hayat, Jendral Paling Dihormati ini Keliling TMP Kalibata Sebelum Wafat.


Menjelang akhir hayatnya, Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf sosok yang dijuluki Panglima Para Prajurit meninggalkan kisah yang menggetarkan nurani. 

Pada September 2003, dalam kondisi fisik yang tak lagi prima, ia meminta Mayjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin mengantarkannya berkeliling Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. 

Jenderal TNI (Purn) Mohammad Jusuf

Permintaan itu bukan perjalanan biasa; ia adalah ziarah sunyi, seolah pamit pada jejak-jejak persahabatan dan pengabdian.

Dimulai dari makam ayah Sjafrie seorang perwira Kodam Hasanuddin yang pernah menjadi anak buahnya Jusuf berdoa khusyuk.

 Lalu langkahnya berlanjut ke pusara Letjen TNI Ahmad Yani, pahlawan yang gugur dalam tragedi G30S. Dari sana ia menyambangi makam Suparjo Roestam dan Umar Wirahadikusumah, sahabat-sahabat seperjuangan. 

Meski matahari kian terik dan jarak semakin jauh, Jusuf tetap bersikeras menuju makam Jenderal TNI Maraden Panggabean di kompleks non-muslim sebuah penanda betapa kuatnya ikatan batin di antara para perwira bangsa.

Hampir dua jam ia menyusuri TMP Kalibata, tak menghiraukan rasa lelah. Ziarah itu, sebagaimana dicatat Atmadji Sumarkidjo, terasa seperti firasat sebuah persiapan menuju perjalanan kekal. Setahun kemudian, 8 September 2004, Jusuf berpulang dengan tenang di Makassar.

 Lautan manusia mengiringi kepergiannya; para prajurit, tokoh nasional, dan rakyat datang memberi hormat terakhir. Ia dimakamkan sederhana di TMP Panakkukang, sejalan dengan hidupnya yang bersahaja.

Perjalanan Jusuf adalah perjalanan sejarah Indonesia: dari KRIS pascakemerdekaan, Angkatan Laut, Polisi Militer, hingga puncak karier sebagai Panglima ABRI/Menhankam (1978).

 Ia dikenal dekat dengan prajurit, kerap menyapa di barak-barak, dan menolak bergantung pada fasilitas. 

Prabowo Subianto pun mengenangnya sebagai panglima yang mandiri dan tak ingin menyusahkan bekas anak buah teladan kepemimpinan yang berakar pada pengabdian, kesederhanaan, dan cinta Tanah Air.

Sumber : Ajnn.net

Posting Komentar untuk "Firasat Akhir Hayat, Jendral Paling Dihormati ini Keliling TMP Kalibata Sebelum Wafat."