Laporan intelijen perang menyebutkan sejak awal konflik, Israel menerima puluhan kargo senjata dan peralatan militer dari sekutu, termasuk dari Amerika Serikat dan negara-negara barat.
Untuk memperkuat pertahanan dan persiapan ofensifnya setelah serangan pertama ke Iran beberapa bulan lalu.
Beberapa sumber bahkan menyebut ribuan ton munisi dan teknologi militer tiba di pangkalan Israel dalam beberapa minggu terakhir sinyal kuat bahwa Tel Aviv mungkin tidak hanya siap bertahan, tapi juga melancarkan serangan ulang terhadap fasilitas militer dan strategis Iran.
ISRAEL SIAP SERANG LAGI, TEHERAN TAK GENTAR
Pernyataan dari pejabat militer di Tel Aviv mengisyaratkan kesiapan serangan militer lanjutan ke Iran jika upaya diplomasi dan tekanan dari negara-negara Teluk gagal menenangkan Teheran.
Meski demikian, Iran muncul tegas dan tak terlihat goyah, bahkan dengan gencatan senjata yang sebagian besar tetap rapuh dan ketidakpastian perundingan damai.
Di tengah tekanan dan spekulasi tentang kemampuan militernya, sumber dari media sosial dan pernyataan beberapa komandan militer Iran sebelumnya menyebarkan klaim dramatis .
Bahwa stok rudal dan persediaan sistem persenjataan Teheran dianggap sangat besar, bahkan konon dapat digunakan untuk serangan harian melawan musuh selama bertahun-tahun tanpa habis.
Sumber ini menggambarkan fasilitas peluncuran dan gudang senjata yang luas dan tersembunyi di bawah tanah, sebagai bukti bahwa Iran tidak akan kehabisan amunisi dalam pertempuran.
DUNIA DI AMBANG “PERANG BESAR KEMBALI”
Walau ada desakan diplomasi dan proposal damai, ketegangan tetap tinggi. Israel terus memperkuat pasukannya dengan peralatan baru sementara Iran menegaskan bahwa opsi militer masih di meja, dengan klaim kesiapan untuk membalas setiap agresi baru.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa konflik bisa meledak lagi dalam skala lebih luas meskipun gencatan senjata masih berlaku di beberapa front. (*)

Posting Komentar untuk "ISRAEL SIAP SERANG LAGI, TEHERAN TAK GENTAR"