Gerbong mutasi di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali mencatatkan sejarah baru. Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Faridah Faisal, S.H., M.H., resmi mengemban amanah sebagai Kepala Pengadilan Militer Utama (Kadilmiltama) sejak 9 Februari 2026.
Penunjukan ini menegaskan posisi Mayjen Faridah sebagai salah satu perwira tinggi (Pati) Korps Hukum (Chk) terbaik yang dimiliki TNI Angkatan Darat saat ini.
Kehadirannya di puncak pimpinan pengadilan militer menjadi representasi kuat dedikasi prajurit wanita dalam menjaga integritas dan supremasi hukum di lingkungan militer.
Jejak Karier: Dari Sepamilwa hingga Bintang Dua
Lahir pada 23 Juni 1968, Faridah Faisal merupakan lulusan Sekolah Perwira Militer Sukarela (Sepamilwa) tahun 1992. Sejak awal berkarier, ia telah memfokuskan pengabdiannya pada bidang hukum militer.
Ketajaman analisis hukum dan integritasnya membawa jenderal bintang dua ini menduduki berbagai posisi strategis. Sebelum dipercaya menjadi Kadilmiltama, Faridah menjabat sebagai Wakil Kepala Pengadilan Militer Utama (Wakadilmiltama).
Pengalamannya yang matang di kursi pimpinan pengadilan membuatnya dinilai sebagai sosok yang paling mumpuni untuk memimpin institusi hukum tertinggi di lingkungan TNI tersebut.
Menjaga Keadilan di Institusi Militer
Sebagai Kepala Pengadilan Militer Utama, Mayjen TNI Faridah Faisal memegang peran krusial dalam memastikan proses peradilan bagi prajurit berjalan secara transparan dan berkeadilan.
Di tangan beliau, diharapkan institusi Dilmiltama semakin kokoh dalam menegakkan disiplin serta hukum militer di Indonesia.
Kenaikan jabatan ini juga menjadi inspirasi bagi para perwira muda, khususnya Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), bahwa profesionalisme dan kompetensi adalah kunci utama dalam mencapai puncak karier di institusi TNI.
Sumber: Wikipedia

Posting Komentar untuk "Mayjen TNI Faridah Faisal: Srikandi Hukum yang Kini Nakhodai Pengadilan Militer Utama"