Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Pimpinan Tertinggi Iran Mojtaba Sebut AS Tak Akan Ada Lagi Tempat Berlindung Yang Aman


Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengeluarkan peringatan keras bahwa Amerika Serikat tidak akan lagi memiliki "tempat berlindung yang aman" di wilayah Teluk. 

Ia juga menegaskan bahwa kekuatan regional di kawasan tersebut tidak akan berfungsi lagi sebagai perisai bagi pangkalan-pangkalan militer milik Amerika.

Pernyataan tegas tersebut dipublikasikan melalui saluran Telegram resminya pada hari Selasa, di tengah bergulirnya diskusi diplomatik antara Teheran dan Washington mengenai kerangka kerja untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.

Pimpinan Tertinggi  Iran Mojtaba Sebut AS  Tak Akan  Ada Lagi Tempat Berlindung Yang Aman

 Khamenei memperingatkan negara-negara Teluk agar tidak menjadi tameng bagi fasilitas militer wes Serikat di tengah tingginya tensi keamanan regional.

Komentar ini menjadi salah satu pernyataan publik terkuat dari Mojtaba Khamenei sejak dirinya mengambil alih kepemimpinan tertinggi Iran pada bulan Maret lalu, pasca-kematian ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan udara AS-Israel.

 Hingga saat ini, pemimpin baru Iran tersebut memilih belum tampil secara langsung di depan publik dan lebih banyak merilis kebijakan serta sikap politiknya melalui saluran resmi dan platform media sosial.

Kontak diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat sendiri masih terus berjalan guna menegosiasikan penghentian permusuhan demi meredam risiko konflik regional yang lebih luas.

 Sementara itu, pihak Washington dilaporkan belum memberikan tanggapan langsung terkait pernyataan keras yang dilontarkan oleh Pemimpin Tertinggi Iran tersebut.

Sumber: Saluran Resmi Telegram Pemimpin Tertinggi Iran

Posting Komentar untuk "Pimpinan Tertinggi Iran Mojtaba Sebut AS Tak Akan Ada Lagi Tempat Berlindung Yang Aman"