Presiden Ibrahim Traoré kembali buka suara dengan tegas, pernyataan terbarunya.
TIDAK ADA pangkalan militer asing di Burkina Faso. Titik.
Dengan gaya khasnya yang lugas, Traoré mengingatkan:
"Kalau Amerika Serikat dan Prancis merasa nggak mungkin kami dirikan pangkalan militer di negara mereka, tidak mungkin juga mereka dirikan pangkalan di sini.
Nggak ada lagi istilah "standar ganda". Nggak ada lagi perlakuan keamanan yang timpang ala penjajahan dulu. Menurutnya, era militer asing yang datang sepihak sudah berakhir.
Penegasan presiden Burkina Faso Ibrahim Traoré tentang penolakan pangkalan militer asing bisa dilihat dari beberapa aspek berikut:
1. Sikap Dasar:
Tidak Ada Pangkalan Militer Asing di Burkina Faso.
Traoré dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak akan mengizinkan pendirian pangkalan militer apa pun dari negara asing di wilayah Burkina Faso.
2. Prinsip Timbal Balik (Reciprocity)
Ia menggunakan logika sederhana namun kuat:
- Jika Amerika Serikat dan Prancis menganggap tidak mungkin bagi Burkina Faso untuk mendirikan pangkalan militer di wilayah mereka,
- Maka hal yang sama persis berlaku sebaliknya: tidak mungkin pula bagi AS dan Prancis untuk mendirikan pangkalan militer di wilayah Burkina Faso.
3. Penolakan terhadap Pengaturan Keamanan yang Tidak Setara.
Burkina Faso tidak lagi bersedia menerima perjanjian atau pola keamanan yang timpang, yang selama ini diwarisi dari masa lalu kolonial. Artinya, hubungan keamanan harus setara dan saling menghormati kedaulatan.
4. Era Kehadiran Militer Sepihak Berakhir.
Pernyataan ini menandai penghentian praktik di mana negara-negara besar bisa seenaknya menempatkan pasukan atau pangkalan di Burkina Faso tanpa persetujuan yang benar-benar setara.
5. Penolakan terhadap Standar Ganda.
Traoré mengkritik standar ganda dalam hubungan internasional, negara maju melarang pangkalan asing di wilayah mereka, tapi merasa berhak meminta atau memaksakan pangkalan mereka di negara berkembang.
6. Penegasan Kedaulatan dan Antikolonialisme
Ia menolak:
- Dominasi asing (tidak ada lagi kekuasaan sepihak dari luar)
- Sisa-sisa kolonialisme (segala bentuk eksploitasi atau kontrol yang tersisa dari era penjajahan)
7. Visi Afrika yang Diinginkan
Penutup pernyataan:
"Inilah Afrika yang kami inginkan" yaitu Afrika yang bebas dari campur tangan militer asing yang tidak setara, berdaulat penuh, dan bermartabat.
Pernyataan ini bukan hanya soal Burkina Faso, tetapi juga merupakan seruan prinsip bagi kemerdekaan sejati negara-negara Afrika dalam urusan pertahanan dan keamanan.
#BurkinaFaso #IbrahimTraore #AfrikaBerdaulat #TolakPangkalanMiliter #BreakingNews
Sumber:
- Media Malawi Freedom Network dan dari sumber lainnya

Posting Komentar untuk "Presiden Burkina Faso Bantah Habis Pangkalan Militer Asing di Negaranya."