Teheran– Kerja sama militer antara Rusia dan Iran kian diperkuat di tengah memanasnya persaingan kekuatan besar di kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan laporan RKM Times, Defence Security Asia, serta kantor berita TASS, Moskow terus mempercepat pengiriman berbagai persenjataan mutakhir ke Teheran, mencakup jet tempur canggih Su-35.
Helikopter yang serang Mi-28, sistem pertahanan udara portabel MANPADS, kendaraan taktis Spartak, pesawat nirawak militer, hingga perangkat lengkap perang elektronik, 10 Mei 2026.Sejumlah media pertahanan internasional juga menyebutkan adanya kemungkinan transfer sistem pertahanan udara jarak jauh S-400 Triumf, meski hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai pengiriman penuh sistem strategis tersebut.
Peningkatan dukungan militer ini dinilai sangat memperkuat kemampuan strategis Iran, khususnya di kawasan Teluk Persia dan jalur vital Selat Hormuz.
Berdasarkan analisis keamanan, Iran kini memiliki kemampuan pertahanan udara anti-akses dan penolakan wilayah (A2/AD) yang jauh lebih tangguh, sebagai jawaban atas tekanan militer Amerika Serikat dan sekutunya.
Meski klaim bahwa Iran mampu "menenggelamkan kapal induk" atau "menguasai penuh selat tersebut" masih diperdebatkan, fakta di lapangan menunjukkan Teheran memiliki kapasitas nyata untuk mengganggu, memblokir, atau mengendalikan jalur pelayaran strategis itu.
Senjata yang dimiliki — mulai dari rudal anti-kapal, ranjau laut, kapal cepat bersenjata, hingga sistem perang elektronik menjadikan Selat Hormuz salah satu titik paling berisiko dan dijaga ketat di dunia, tempat sekitar seperlima pasokan minyak global melintas setiap hari.
Situasi ini memicu kekhawatiran internasional: eskalasi konflik sedikit saja berisiko melumpuhkan jalur perdagangan, pasokan energi, hingga jaringan kabel internet bawah laut yang melintasi kawasan itu.
Dampaknya akan terasa langsung ke ekonomi, perdagangan, dan komunikasi seluruh dunia.
Para pengamat menegaskan, penguatan militer ini mengubah keseimbangan kekuatan di Timur Tengah, dan membuat setiap manuver militer pihak asing kini jauh lebih berisiko dan penuh perhitungan,
Sumber: RKM Times, Defence Security Asia.

Posting Komentar untuk "Rusia Terus Pasok Senjata Canggih ke Iran Terkait Ketegangan Selat Hormuz"