Dunia kembali digemparkan oleh langkah militer Rusia yang sukses menguji coba RS-28 Sarmat, rudal balistik antarbenua (ICBM) superberat generasi terbaru mereka.
Presiden Vladimir Putin menegaskan bahwa senjata berkemampuan nuklir ini merupakan salah satu yang terkuat di dunia saat ini dan memiliki jangkauan global.
Berbeda dengan rudal biasa, Sarmat dirancang mampu melakukan penerbangan suborbital melintasi Kutub Utara maupun Kutub Selatan.
Kemampuan ini membuatnya dapat menghantam target di berbagai belahan bumi melalui jalur yang sulit diprediksi, sekaligus menyulitkan sistem pertahanan udara modern untuk melakukan pencegatan.
Secara teknis, monster militer yang dijuluki “Satan II” oleh NATO ini memiliki spesifikasi yang sangat mengerikan.
Dengan bobot mencapai 220 ton, rudal tersebut diklaim mampu melesat hingga kecepatan hipersonik sekitar Mach 15 atau setara 18.200 kilometer per jam.
Sarmat juga disebut sanggup membawa muatan hulu ledak hingga 10 ton yang berisi sejumlah hulu ledak nuklir independen (MIRV).
Saat berada di luar angkasa, hulu ledak tersebut dapat memisah untuk mengincar beberapa target berbeda secara bersamaan. Para analis militer menilai daya hancurnya sangat besar dan mampu menyebabkan kerusakan masif dalam satu serangan penuh.
Uji coba ini dilakukan di tengah situasi geopolitik yang semakin memanas, menyusul berakhirnya perjanjian New START, yakni kesepakatan pengendalian senjata nuklir terakhir antara Rusia dan Amerika Serikat.
Tanpa adanya batasan hukum internasional yang kuat, Rusia kini mempercepat langkah untuk memasukkan rudal Sarmat ke dalam komando tempur aktif mereka.
Langkah Moskow memamerkan kekuatan nuklir ini dinilai sebagai pesan tegas kepada blok Barat agar tidak mengusik kepentingan strategis Rusia,
sekaligus memicu kekhawatiran baru mengenai potensi perlombaan senjata nuklir global.
~berbagai sumber~
#russia
#missile

Posting Komentar untuk "Rusia Uji Coba Rudal Terkuat di Dunia"