Setidaknya ada 11 Media Israel merilis data terbaru yang menunjukkan bahwa ketegangan di perbatasan belum benar‑benar mereda meski sudah ada kesepakatan gencatan senjata.
Sejak perjanjian itu diberlakukan, tercatat 11 prajurit Israel tewas dalam berbagai insiden dan operasi kelompok Perlawanan.
Dari jumlah tersebut, 7 orang gugur akibat serangan menggunakan pesawat nirawak tipe FPV yang dikendalikan dari jarak dekat.
Kecelakaan terbaru terjadi pagi ini, di mana sebuah drone FPV berhasil menghantam sasaran dengan tepat. Akibat serangan itu, 6 prajurit lain mengalami luka‑luka, 2 di antaranya dikategorikan luka parah dan harus ditangani medis darurat.
Menurut laporan Saluran 12 Israel, Hiz diketahui makin meningkatkan intensitas serangan udara tersebut.
Langkah ini dinilai sebagai upaya tekanan keras agar militer Israel menghentikan sepenuhnya segala bentuk agresi dan operasi militer yang masih berlangsung di wilayah Lebanon selatan.
Data ini menegaskan bahwa gencatan senjata yang disepakati belum berjalan efektif di lapangan, dan penggunaan drone tetap menjadi ancaman paling mematikan yang sulit dihadang pasukan Israel.
Sumber: Media Israel, Saluran 12

Posting Komentar untuk "Sejak Gencatan Senjata di Libanon II Prajurit Israel Tewas"