Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Israel Biang Kerok Kekacauan Timur Tengah Provokasinya Harus Dihentikan


Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan secara tegas menyebut Israel sebagai aktor utama di balik krisis yang tak berkesudahan di Timur Tengah.

 Menurutnya, perdamaian tak akan pernah terwujud selama "provokasi brutal Israel" dibiarkan.

Dalam penerbangan pulang dari Kazakhstan, Jumat, Erdogan mengatakan kepada wartawan:

 "𝑳𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒉 𝒑𝒆𝒓𝒕𝒂𝒎𝒂 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒎𝒆𝒏𝒆𝒕𝒓𝒂𝒍𝒊𝒔𝒊𝒓 𝒑𝒓𝒐𝒗𝒐𝒌𝒂𝒔𝒊 𝑰𝒔𝒓𝒂𝒆𝒍. 𝑻𝒂𝒏𝒑𝒂 𝒊𝒕𝒖, 𝒃𝒊𝒄𝒂𝒓𝒂 𝒔𝒐𝒂𝒍 𝒑𝒆𝒓𝒅𝒂𝒎𝒂𝒊𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒋𝒂𝒕𝒊 𝒉𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒐𝒎𝒐𝒏𝒈 𝒌𝒐𝒔𝒐𝒏𝒈."

Pernyataan ini ia lontarkan merujuk serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran.

Erdogan menuding Tel Aviv sengaja memantik api konflik dan menyebarkannya ke seluruh kawasan demi ambisi ekspansionisnya sendiri.

"𝑷𝒓𝒐𝒗𝒐𝒌𝒂𝒔𝒊 𝑰𝒔𝒓𝒂𝒆𝒍 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒖𝒈𝒂𝒍-𝒖𝒈𝒂𝒍𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒏 𝒕𝒂𝒏𝒑𝒂 𝒉𝒆𝒏𝒕𝒊 𝒊𝒏𝒊𝒍𝒂𝒉 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒎𝒊𝒄𝒖 𝒌𝒓𝒊𝒔𝒊𝒔 𝒅𝒆𝒎𝒊 𝒌𝒓𝒊𝒔𝒊𝒔. 𝑴𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒊𝒏𝒈𝒊𝒏 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒆𝒓𝒆𝒕 𝑻𝒊𝒎𝒖𝒓 𝑻𝒆𝒏𝒈𝒂𝒉 𝒌𝒆 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒑𝒆𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒔𝒂𝒓," kecamnya.

Untuk membendung agresi Israel, Erdogan menyatakan Turki akan memperkuat pertahanan nasional dan merapatkan barisan diplomatik bersama sekutu NATO dan Uni Eropa. 

Ia menegaskan, Turki akan bekerja maksimal agar kekacauan yang dipicu Israel tidak berubah menjadi bencana regional yang lebih luas.

Erdogan juga mendesak agar masalah Timur Tengah diselesaikan oleh negara-negara di kawasan, tanpa campur tangan asing yang justru sering menunggangi kepentingan Israel. 

"𝑲𝒂𝒍𝒂𝒖 𝒃𝒆𝒏𝒂𝒓 𝒎𝒂𝒖 𝒔𝒕𝒂𝒃𝒊𝒍𝒊𝒕𝒂𝒔 𝒋𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂 𝒑𝒂𝒏𝒋𝒂𝒏𝒈, 𝒉𝒆𝒏𝒕𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒖𝒍𝒖 𝒑𝒆𝒓𝒉𝒊𝒕𝒖𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒑𝒐𝒍𝒊𝒕𝒊𝒌 𝒑𝒊𝒄𝒊𝒌. 𝑵𝒆𝒈𝒂𝒓𝒂-𝒏𝒆𝒈𝒂𝒓𝒂 𝒌𝒂𝒘𝒂𝒔𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒃𝒆𝒍𝒂 𝒓𝒂𝒌𝒚𝒂𝒕𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊, 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒃𝒐𝒏𝒆𝒌𝒂 𝒂𝒌𝒕𝒐𝒓 𝒍𝒖𝒂𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒅𝒖𝒌𝒖𝒏𝒈 𝒂𝒈𝒆𝒏𝒅𝒂 𝑰𝒔𝒓𝒂𝒆𝒍," tegas Erdogan.

Ia menutup dengan peringatan keras: perdamaian abadi hanya mungkin jika Israel menghentikan eskalasi, dan negara-negara kawasan berhenti mengorbankan kepentingan rakyatnya demi keuntungan jangka pendek, asing, atau korporasi multinasional yang diuntungkan dari perang.

Posting Komentar untuk "Israel Biang Kerok Kekacauan Timur Tengah Provokasinya Harus Dihentikan"