Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Presiden Turun Langsung Batalkan Pengiriman Pasukan Operasi Militer Darat ke Iran

 

Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan sempat merancang operasi militer darat rahasia untuk merampas pasokan uranium dari wilayah Iran. 

Laporan yang dibocorkan kepada CNN pada Jumat (12/6/2026) ini mengungkap bahwa rencana tersebut telah dimatangkan di markas Komando Pusat AS (Centcom) di Tampa, Florida. 

Panglima militer Jenderal Dan Caine bahkan harus terbang secara mendadak meninggalkan pertemuan penting NATO di Brussels pada 19 Mei lalu demi membahas strategi operasional ini.

Persiapan matang tersebut kemudian dipresentasikan langsung di hadapan Presiden AS untuk meminta persetujuan eksekusi.

Tujuan utama dari manuver taktis ini adalah mengambil alih uranium secara paksa dan segera mengeluarkannya dari negara tersebut. 

Namun, setelah mendengarkan pemaparan rinci mengenai skenario operasi, Presiden Donald Trump memutuskan untuk tidak memberikan lampu hijau.

 Pemimpin AS tersebut menolak rencana itu lantaran menyadari besarnya potensi kerugian yang bisa dialami negaranya.

 Ia sangat mengkhawatirkan kemungkinan jatuhnya banyak korban jiwa dari pihak prajurit militer AS apabila operasi darat ini nekat dilanjutkan.

Selain ancaman keselamatan personel militer, pembatalan operasi ini juga didasarkan pada pertimbangan stabilitas global secara menyeluruh.

 Pihak Washington menyadari bahwa tindakan agresif ke dalam teritorial Iran pasti akan memicu balasan militer yang sangat keras dan memperpanjang konflik.

 Eskalasi tersebut dinilai mampu memantik peperangan berskala besar yang dampaknya akan sangat mengguncang perekonomian dunia. 

Oleh karena itu, para petinggi menyimpulkan bahwa risiko yang ditanggung terlampau besar sehingga misi perebutan uranium itu urung dilaksanakan.(*)

Posting Komentar untuk "Presiden Turun Langsung Batalkan Pengiriman Pasukan Operasi Militer Darat ke Iran"