Bagaimana masyarakat mau percaya hukum kalau oknum polisinya saja begini?
Seorang perwira polisi berinisial Iptu MDP, yang menjabat sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Kuta, kedapatan positif mengonsumsi narkotik4 jenis ekstasi!
Bukannya memberantas kriminalitas di wilayah hukum Kuta yang super sibuk, perwira ini malah harus meringkuk di sel tahanan Propam Polda Bali sejak Senin (8/6) lalu.
Terjaring Sidak Dadakan, Bukan Ditangkap!
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, membenarkan kabar memalukan ini. Menariknya, Iptu MDP bukan ditangkap saat pesta narkoba melainkan "terjebak" dalam inspeksi mendadak (sidak) internal yang digelar tertutup oleh Ditresnarkob4 dan Bid Propam Polda Bali.
"Penindakan yang kami lakukan tidak hanya ke luar (masyarakat), tetapi ke dalam (internal) pun juga harus ditertibkan," tegas Kombes Pol Ariasandy, Selasa (7/7).
Dalam sidak acak tersebut, urine sang Kanit Reskrim langsung menunjukkan hasil positif ekst4si. Apes? Jelas. Tapi ini membuktikan bahwa racun narkob4 sudah menyusup sampai ke meja kerja para penyidik.
Terancam Dipecat dan Dipidana? Kita Lihat Saja!
Hingga kini, Propam masih mendalami dari mana sang perwira mendapatkan barang haram tersebut dan sudah berapa lama ia menjadi budak ekstasi.
Mirisnya, meski sudah ditahan, status jabatannya sebagai Kanit Reskrim Polsek Kuta ternyata belum dicabut secara resmi!
Namun, Polda Bali berjanji tidak akan tebang pilih. Jika terbukti melakukan pelanggaran berat, Iptu MDP terancam sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipecat, bahkan bisa diseret ke jalur pidana umum.
"Tergantung tingkat pelanggarannya. Bisa sampai pemecatan, bahkan bisa dipidana," lanjut mantan Kabid Humas Polda NTB tersebut.
Padahal, dalam dua tahun terakhir diklaim belum ada anggota Polda Bali yang dipecat karena narkoba. Apakah Iptu MDP akan menjadi yang pertama mencoreng rapor tersebut?
#polisi #bali #narkoba #nenibundanyanaila

Posting Komentar untuk "Kanit Reskrim Polsek Kuta Positif Narkoba Kok Bisa Penegak Hukum Malah Jadi Pemakai?"