Iran kembali mengklaim berhasil membongkar jaringan yang disebut terkait badan intelijen Israel, Mossad di Provinsi Kerman.
Kementerian Intelijen Iran mengumumkan sebanyak 21 orang ditangkap dalam operasi tersebut.
Mereka dituduh mengumpulkan informasi dari fasilitas militer dan pusat keamanan yang dianggap sensitif.
Menurut pemerintah Iran, data tersebut kemudian dikirim kepada badan intelijen Israel, Mossad.
Seluruh tersangka disebut berhasil diidentifikasi melalui operasi intelijen sebelum akhirnya ditangkap di Provinsi Kerman.
Dalam operasi yang sama, aparat juga menangkap empat anggota kelompok bersenjata di wilayah tersebut.
Petugas menyita sejumlah senjata api, amunisi perang, serta senjata berburu sebagai barang bukti.
Iran juga mengungkap lima orang lain yang diduga terkait jaringan kudeta sebelumnya telah diamankan dan diserahkan ke proses hukum.
Pengungkapan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Iran mengeksekusi mati dua pria yang dituduh menjadi mata-mata Mossad. Keduanya, Omid Behzad dan Pouria Safvat, dieksekusi pada Senin (3/8).
Menurut otoritas Iran, keduanya membocorkan koordinat fasilitas militer dan keamanan kepada Mossad.
Kasus tersebut disebut menjadi bagian dari upaya Iran memperketat pengawasan terhadap dugaan aktivitas spionase asing.
Di tengah meningkatnya ketegangan dengan Israel, Iran mengklaim terus memperkuat operasi kontraintelijen di dalam negeri.
Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Israel terkait klaim penangkapan jaringan Mossad maupun eksekusi dua terpidana tersebut.
Kasus ini kembali menunjukkan bahwa persaingan Iran dan Israel tidak hanya berlangsung di medan militer. Namun, juga melalui operasi intelijen yang saling menargetkan.
(-Video.com)

Posting Komentar untuk "21 Agen Ditangkap, 4 Kelompok Bersenjata Berhasil Ikut Dibekuk di Kerman Dalam Upaya Iran Bongkar Jaringan Mossad!"