Media Duta,- Lolos Kedokteran Militer UNHAN, Asma Wafa Andina Pilih Mundur Demi Mempertahankan Hijab: "Hijab Adalah Kehormatan Saya.
Sebuah keputusan besar dan berani kembali menyita perhatian publik. Asma Wafa Andina, calon kadet yang berhasil lolos seleksi ketat di Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan (UNHAN) RI, mengambil langkah mengejutkan dengan memilih mengundurkan diri.
Bukan karena gagal tes fisik atau akademis, melainkan karena mempertahankan prinsip keyakinannya.Di balik rasa syukur atas kelulusannya di salah satu kampus militer bereputasi tinggi tersebut, Asma dihadapkan pada kenyataan pahit saat pengarahan.
Secara lisan, ia diberitahu bahwa seluruh calon kadet putri diwajibkan untuk melepas hijab dan memotong rambut.
Aturan lisan ini mengagetkan, sebab sejak pendaftaran awal hingga surat perjanjian resmi, tidak ada satu pun klausul tertulis yang melarang penggunaan hijab bagi mahasiswi/kadet.
Bahkan, regulasi di lingkungan TNI dan Polri sendiri telah memperbolehkan penggunaan jilbab bagi prajurit wanita.
Ketika diberikan dua pilihan mendasar: *melepas jilbab demi melanjutkan pendidikan atau mengundurkan diri*, Asma tanpa ragu memilih opsi kedua. Hanya bertahan sekitar 15 jam sebagai kadet, ia secara resmi menandatangani surat pengunduran diri.
Hijab adalah kehormatan seorang muslimah, hijab adalah pilihan saya sebagai manusia yang merdeka.Asma Wafa Andina.
Kisah ini memicu sorotan tajam masyarakat luas. Sangat ironis ketika di negeri dengan mayoritas muslim dan jaminan kebebasan beragama yang tertuang dalam Pasal 29 UUD 1945 serta Pancasila, seorang anak bangsa harus mengubur cita-cita besarnya hanya karena konsisten menjalankan syariat agamanya.
Bagaimana pendapat Anda mengenai kebijakan ini? Apakah transparansi aturan lembaga pendidikan negara perlu dievaluasi kembali?


Posting Komentar untuk "Miris!! Lolos Kedokteran Militer Yang Super Sulit Asma Wafa Terpaksa Mundur Karena Dipaksa Buka Hijab"