Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Keluarga Korban Tidak Terima Kematian Winda Disebut Bunuh Diri Karena Ditemukan Luka Lebam


Meninggalnya Winda Lorenza Gowasa di kediaman mantan suaminya, Brigadir I anggota Polrestabes Medan, kini jadi sorotan. Polisi menyebut dugaan awal bunuh diri. Tapi keluarga menolak mentah-mentah.

VERSI POLISI: HASIL PENYELIDIKAN AWAL

Menurut Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak:

1. TKP: Di dalam kamar rumah mantan suami. Korban bersama anaknya 9 tahun dan Brigadir I.

2. Kronologi: Brigadir I keluar-masuk kamar. Tasnya terbuka, senpi revolver hilang. Diduga korban bawa ke kamar mandi dalam kamar.

3. Upaya Pencegahan: Brigadir I dan anak korban sempat membujuk dari luar, tapi tidak ada respons. Lalu terdengar 1x letusan.

4. Bukti Forensik: Ditemukan senpi revolver. Uji lab: ada residu tembakan di tubuh & pakaian korban. Di tubuh Brigadir I: nihil. 

5. Autopsi: Tidak ditemukan tanda kekerasan benda tumpul/tajam.

Polisi tegaskan penyelidikan masih jalan untuk mendalami motif. Data Propam: keduanya sudah resmi bercerai sebelum kejadian.

VERSI KELUARGA: KAMI RAGU ITU BUNUH DIRI

Dalam pernyataan resmi, keluarga Winda menyampaikan keberatan.

Yang mengganjal keluarga saat lihat jenazah:

1. Ada lebam di sekujur tubuh

2. Ada perubahan bentuk di kepala, diduga bekas benturan

3. Ada lebam kebiruan di leher

Karena itu keluarga minta penyelidikan menyeluruh, transparan, dan berbasis bukti ilmiah. Jangan sampai ada keraguan.

Jenazah Winda saat ini disemayamkan di Jl. Perbatasan Lubuk Raya No.118, Medan Krakatau. Rencana dimakamkan hari ini di TPU Marelan 6.

Keluarga juga terbuka untuk diliput media, dengan catatan pemberitaan berimbang dan hormati proses hukum.

CATATAN KRITIS KITA

1. Ada senpi, ada residu di korban = fakta. Tapi ada lebam & luka lain = juga fakta menurut keluarga. Dua-duanya harus diuji di lab.

2. Status mantan = korban sudah bukan tanggungan. Tapi TKP ada di rumah anggota. Ini butuh pengawasan Propam ekstra.

3. Ada anak 9 tahun jadi saksi. Perlindungan dan pendampingan psikologis wajib. Kasus yang melibatkan aparat harus diusut seterang-terangnya. Biar publik tidak berspekulasi. Biar keluarga dapat kepastian.

Tuntutan kita: Otopsi ulang independen, uji balistik, dan CCTV kalau ada. Jangan ada "dugaan" yang mengubur "fakta".

Kami #KawalKasusWinda sampai ada titik terang.  Turut berduka untuk keluarga Winda. Semoga almarhumah mendapat keadilan.

#UsutTuntas #HentikanKDRT

#Medan #KawalKasusWinda #Propam #PolrestabesMedan #KeadilanUntukWinda

#RelawanJurnalistikNKRI

Posting Komentar untuk "Keluarga Korban Tidak Terima Kematian Winda Disebut Bunuh Diri Karena Ditemukan Luka Lebam"