Biasakan membaca caption sampai selesai,biar paham isi caption guys...baca selengkapnya..
Petinggi CENTCOM Diserang Tentara Sendiri, Ada Apa di Balik Kekacauan Pecah di USS Abraham Lincoln
Pengerahan tanpa henti terhadap kapal induk USS Abraham Lincoln menghadirkan gejolak panjang pada internal pasukan angkatan laut AS.
Situasi pelik ini terjadi di tengah ancaman perang yang masih berkecamuk antara AS dan juga Iran.Lantas, Apa yang sebenarnya terjadi pada USS Abraham Lincoln?
Kapal induk nuklir kelas Nimitz milik Angkatan Laut Amerika Serikat ini menjadi sorotan setelah dilaporkan menjalani penugasan panjang di tengah konflik dengan Iran.
USS Abraham Lincoln berangkat dari San Diego pada 21 November 2025. Awalnya, kapal ini diproyeksikan menjalani misi selama sekitar tujuh bulan.
Namun, penugasannya terus diperpanjang. Kapal bahkan dilaporkan mencatat ratusan hari berada di laut tanpa jeda panjang
Situasi ini memicu kekhawatiran terhadap kondisi kapal sekaligus para awaknya. Sejumlah keluarga personel bahkan menyuarakan keluhan kepada pejabat Angkatan Laut AS.
Mereka menyoroti kelelahan ekstrem, tekanan mental, hingga persoalan fasilitas di atas kapal. Beberapa laporan juga menyebut adanya pelaut yang mengalami krisis kesehatan mental serius.
Namun, Pentagon membantah.
Kapal ini awalnya dikerahkan untuk menjalankan misi di kawasan Indo-Pasifik. Namun, meningkatnya ketegangan Amerika Serikat dan Iran membuat gugus tempurnya bergerak menuju Timur Tengah.
USS Abraham Lincoln kemudian beroperasi di bawah kendali Armada Kelima AS. Kapal ini membawa sayap udara yang menjadi salah satu kekuatan utama dalam operasi militer Washington.
Ketika konflik AS-Iran meningkat, pesawat-pesawat dari kapal tersebut ikut menjalankan misi tempur.
Masalahnya, semakin panjang penugasan, semakin besar pula tekanan yang harus ditanggung kapal dan awaknya.
Operasi berkelanjutan membuat kebutuhan perawatan kapal meningkat.Awak kapal juga harus menjalani ritme kerja yang sangat berat.
Di sisi lain, keterbatasan fasilitas dan waktu istirahat telah memperburuk kondisi personel.
Terbaru, tujuh personel Angkatan Laut Amerika Serikat dilaporkan tewas dalam bentrokan maut yang terjadi di kapal induk USS Abraham Lincoln.
Bentrokan maut itu terjadi saat kapal induk AS tersebut dikerahkan di tengah perang antara Amerika Serikat dan Iran.
Laporan ini disampaikan media Iran, Tasnim News Agency, yang mengutip sumber militer terpercaya pada Rabu (12/8/2026).
Penasihat CENTCOM dilaporkan dicemooh dan dilempari botol air saat berbicara di hadapan awak kapal.
Situasi kemudian berubah dan bentrokan fisik pun pecah.Akibatnya, tujuh personel dilaporkan tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Sekitar 5.000 pelaut dan Marinir AS disebut berada di kapal induk tersebut. (Tribun-Video.com)

Posting Komentar untuk "Petinggi CENTCOM Diserang Tentara Sendiri, Ada Apa di Balik Kekacauan Pecah di USS Abraham Lincoln"