Media Duta, - Jenderal TNI Maruli Simanjuntak tentu sudah tidak asing lagi. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1992 yang kemudian menempuh perjalanan panjang di TNI Angkatan Darat.
Sebelum dipercaya menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Maruli pernah menduduki sejumlah posisi penting, di antaranya Komandan Paspampres pada 2018–2020, Pangdam IX/Udayana, dan Pangkostrad.
Pada 29 November 2023, Presiden Joko Widodo melantiknya sebagai KSAD menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Menariknya, Maruli bukan satu-satunya perwira tinggi dalam keluarga. Sang adik, Marsda TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, juga membangun karier panjang di lingkungan TNI, tetapi melalui jalur yang berbeda, yakni TNI Angkatan Udara.
Deni merupakan lulusan AAU 1994 dan berasal dari korps penerbang. Sepanjang kariernya, ia pernah dipercaya memimpin sejumlah satuan TNI AU, termasuk Skadron Udara 1, Wing Udara 6, Lanud J.A. Dimara Merauke, Lanud Supadio, hingga berbagai jabatan strategis lainnya.
Deni kemudian dipercaya menjadi Panglima Komando Daerah TNI AU II (Pangkodau II). Pada Januari 2026, jabatan tersebut diserahterimakan dan Deni mendapat amanah baru sebagai Asisten Komunikasi dan Elektronika Kasau (Askomlek Kasau).
Dua bersaudara, dua matra, dan sama-sama mencapai pangkat jenderal bintang dua di TNI AU untuk Deni dan jenderal bintang empat untuk Maruli.
Yang menarik dari kisah mereka bukan sekadar hubungan sebagai kakak-adik, tetapi perjalanan masing-masing dalam meniti karier militer hingga dipercaya menduduki jabatan strategis.
Dari keluarga Simanjuntak, lahir dua perwira tinggi dengan perjalanan pengabdian yang berbeda, tetapi sama-sama panjang di dunia TNI.(*)

Posting Komentar untuk "DUA BERSAUDARA SIMANJUNTAK, DUA JENDERAL DARI DUA MATRA TNI"