Media Duta,- Pada Selasa, 22 September 2026, Trump menyampaikan pidato di Majelis Umum PBB di New York.
Dia membela perang AS terhadap Iran dan mengatakan dirinya menghadapi pilihan antara mencapai kesepakatan dengan Teheran atau menghancurkan Republik Islam.
Pidato Trump belum selesai, tetapi kursi delegasi Iran sudah berubah kosong sebab sebagian besar delegasi segera meninggalkan ruang sidang.
Walk out itu terjadi ketika Trump mengecam Republik Islam Iran dan membela keputusan Amerika Serikat dalam perang yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.Trump kemudian melanjutkan dengan menyatakan bahwa Iran harus memilih antara mencapai kesepakatan dengan Washington atau menghadapi tindakan militer yang jauh lebih keras.
Menariknya, pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Trump terbuka untuk bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Trump juga mengatakan komunikasi dengan Iran masih mungkin untuk berlangsung.
Iran sendiri tetap bertahan dengan sikapnya sejak awal: menolak tekanan Amerika dan mengaitkan persoalan Selat Hormuz dengan perkembangan konflik serta tekanan militer terhadap negaranya.
Sumber: AP, Reuters, PBB.

Posting Komentar untuk "Trump Ancam Iran di PBB, Iran Tetap Pendiriannya Menolak Tekanan AS Soal Selat Hormuz"