Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Dubes Israel Tawarkan Starlink ke Diplomat Iran Tapi Malah Dicuekin


Media Duta,- Ruang sidang Majelis Umum PBB di New York sore itu masih diselimuti atmosfer tegang sisa pidato Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

 Di podium, Netanyahu baru saja selesai berpidato sembari mengangkat sebuah antena Starlink, menjadikannya simbol sindiran atas pembatasan internet di Iran.

 Ia bahkan berseloroh akan meninggalkan perangkat itu di ruang sidang agar bisa diteruskan ke delegasi Teheran.

Ketegangan itu rupanya belum usai. Tak lama setelah pidato berakhir, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, memutuskan untuk membawa sandiwara politik tersebut langsung ke hadapan sasarannya.

Dengan langkah percaya diri dan kamera yang merekam setiap gerakannya, Danon berjalan melintasi lorong ruang sidang. Di tangannya, ia menenteng terminal Starlink berwarna putih. Langkahnya terhenti tepat di hadapan meja tempat delegasi Iran duduk.

Saya pikir sudah sepantasnya memberikan Starlink ini kepada Anda," ujar Danon dengan nada menyindir yang disengaja, sebagaimana dilansir dari liputan Kompas.com. 

Ini bisa sangat berguna untuk membantu rakyat Iran mendapatkan kebebasan mereka... Jadi, Anda mau mengambilnya dan mengirimkannya ke Teheran?

Di sekeliling mereka, atmosfer mendadak sunyi. Sejumlah mata tertuju pada meja tersebut, menanti ledakan emosi atau adu mulut yang biasa terjadi dalam dinamika geopolitik kedua negara musuh bebuyutan itu.

Namun, tanggapan yang datang justru di luar skenario Danon.

Diplomat Iran yang duduk di kursi tersebut tidak menggebrak meja. Ia tidak berdiri, tidak merampas perangkat itu, bahkan tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Dengan ketenangan yang dingin, diplomat tersebut hanya diam membeku.

 Ia memalingkan wajahnya, menatap lurus ke depan seolah-olah ruang kosong di hadapannya jauh lebih menarik daripada keberadaan Danon dan kotak putih di tangannya.

Satu detik. Dua detik. Waktu terasa berjalan lambat.

Danon berdiri terpaku selama beberapa saat, menyodorkan perangkat yang sama sekali tidak disentuh. Pengabaian mutlak itu menciptakan momen canggung yang pekat di tengah ruang sidang internasional.

 Senyuman provokatif yang sempat tersungging di wajah diplomat Israel itu perlahan menguap, berganti dengan situasi mati kutu yang nyata.

Sadar bahwa diplomasinya hari itu membentur dinding es, Danon akhirnya melangkah pergi membawa kembali perangkatnya. 

Beberapa jam kemudian, ia mengunggah video interaksi tersebut ke akun X pribadinya dengan takarir bernada kecewa: "Perwakilan Iran tidak mau menerima Starlink 

Aksi yang dirancang sebagai serangan propaganda terbuka itu berakhir antiklimaks, dipatahkan bukan oleh argumen yang sengit, melainkan oleh kekuatan sebuah pengabaian.(*)

Posting Komentar untuk "Dubes Israel Tawarkan Starlink ke Diplomat Iran Tapi Malah Dicuekin"