Media Duta,- Bernard Hopkins Jr, legenda tinju dunia berjuluk "The Executioner", menemukan titik balik hidupnya dan memeluk agama Islam setelah mendapatkan hidayah di dalam penjara.
Mantan raja kelas menengah asal Philadelphia, Amerika Serikat ini tumbuh di lingkungan yang keras dan sempat terjerumus ke dunia kriminal, hingga akhirnya dijatuhi hukuman penjara di Graterford Prison sejak usia remaja.
Perubahan Perilaku: Ajaran Islam mengubah kepribadian Hopkins menjadi lebih tenang dan disiplin.
Karena berkelakuan baik, masa hukumannya dipotong sehingga ia hanya menjalani masa tahanan selama 5 tahun.
Resmi Menjadi Mualaf: Begitu menghirup udara bebas, Hopkins memantapkan hatinya untuk bersyahadat.
Ia menjadikan legenda tinju Muhammad Ali sebagai inspirasi spiritual sekaligus panutannya di dunia tinju.
Prestasi Gemilang di Ring TinjuIslam memberikan kedisiplinan tinggi yang membantu Hopkins menjaga kondisi fisiknya tetap prima hingga usia senja.
Di dunia tinju profesional, ia mengukir sejarah besar:
Undisputed Champion: Menjadi petinju pertama di dunia yang berhasil menyatukan empat gelar juara dunia utama (WBA, WBC, IBF, dan WBO) di kelas menengah.
Juara Dunia Tertua: Memecahkan rekor sebagai petinju tertua yang pernah merebut gelar juara dunia dalam sejarah tinju profesional, yaitu saat ia memenangkan sabuk juara di usia 46 tahun, dan memperbaruinya lagi di usia 49 tahun.
Meskipun telah menjadi mualaf, ia memilih untuk tetap menggunakan nama lahirnya, Bernard Hopkins, karena nama tersebut sudah telanjur melekat pada reputasinya saat merintis karier di atas ring.(*)


Posting Komentar untuk "Kisah Petinju Mualaf, Bernard Hopkins Jr Mendapat Hidayah dari Jeruji Besi"