Media Duta, - Nyamar Jadi Warga Biasa Yang Ngelapor Kejahatan di Kantor Polisi, Kapolres Ini Malah Terima Perlakuan Yang di Luar Dugaan.
Awal tahun 2026, hal berbau kontroversi terkait Polri terus bermunculan.
Tapi di antara sekian kasus yang tidak masuk akal, mungkin ini yang paling bikin geram dan malu bagi anggota polisinya sendiri.
Jadi, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, melalui sosial media pribadinya membagikan pengalaman saat menjadi korban kejahatan.
Saat itu ia kehilangan sepeda ontel, dan berniat datang ke kantor polisi untuk meminta bantuan.
Kebetulan ia tak mengenakan seragam polisi, jadi seolah terlihat seperti warga biasa. Tapi begitu sampai, perlakuan yang Pak Arif terima sangat di luar dugaan.
Jangankan ditenangkan dan disuruh duduk, dirinya yang berpangkat AKBP bisa-bisanya dicuekin sama bawahannya sendiri.
Bahkan yang bikin lebih nyesek, seorang polisi yang bertugas malah bertanya pada Kapolres Arif yang lagi nyamar itu.
"Emang harganya berapa?"
Mendengar hal itu, sang Kapolres mengaku sangat sakit hati, dan akhirnya membuka identitasnya.
Pak Arif kemudian marah besar, bahkan sampai ngatain anggota yang bertugas brengsek, dan pelayanannya bikin mau muntah.

Posting Komentar untuk "Nyamar Jadi Warga Laporkan Kejahatan di Kantor Polisi, Kapolres Diterima Perlakuan Luar Dugaan"